Saham GOTO Dicoret dari MSCI: Apa yang Terjadi dan Bagaimana Dampaknya?

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Agustus 2026 | Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah dicoret dari indeks MSCI Global Standard Indexes. Keputusan ini diambil oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) sebagai bagian dari evaluasi berkala indeks global. GOTO bukanlah satu-satunya emiten yang terkena dampak, karena beberapa emiten lain juga mengalami penurunan status atau dihapus dari indeks MSCI.

Penyebab utama penghapusan GOTO dari indeks MSCI adalah masalah likuiditas yang dianggap rendah. Likuiditas saham GOTO telah menurun secara signifikan sejak Mei 2026, yang membuat MSCI khawatir tentang kemampuan investor untuk membeli dan menjual saham dengan mudah.

Baca juga:

Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki pendekatan yang berbeda dalam menilai likuiditas saham. BEI menggunakan metode rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) selama 6-12 bulan terakhir untuk menentukan likuiditas saham. Metode ini berbeda dengan metode MSCI yang lebih fokus pada likuiditas saat ini.

Perbedaan pendekatan antara MSCI dan BEI ini telah memicu perdebatan tentang cara terbaik untuk menilai likuiditas saham. BEI berpendapat bahwa metode mereka lebih akurat karena mempertimbangkan data historis, sedangkan MSCI berpendapat bahwa metode mereka lebih relevan karena mempertimbangkan kondisi pasar saat ini.

Baca juga:

Dampak dari penghapusan GOTO dari indeks MSCI masih belum jelas. Namun, beberapa analis memperkirakan bahwa keputusan ini dapat menyebabkan arus dana keluar dari saham GOTO dan memengaruhi harga saham secara keseluruhan.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) telah merespons terhadap penghapusan GOTO dari indeks MSCI. Danantara telah membeli saham GOTO melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan porsi kurang dari 1% dari total saham tercatat.

Baca juga:

Managing Director Finance Danantara Investment Management (DIM) Djamal Attamimi tidak banyak berkomentar tentang penghapusan GOTO dari indeks MSCI. Namun, dia menjelaskan bahwa investasi yang dilakukan Danantara di pasar saham dilakukan oleh para asset manager yang akan melakukan keputusan jual-beli saham pada portofolionya.

Kesimpulan dari penghapusan GOTO dari indeks MSCI adalah bahwa likuiditas saham GOTO telah menjadi masalah yang signifikan. Perbedaan pendekatan antara MSCI dan BEI dalam menilai likuiditas saham telah memicu perdebatan tentang cara terbaik untuk menilai likuiditas saham. Dampak dari penghapusan GOTO dari indeks MSCI masih belum jelas, namun beberapa analis memperkirakan bahwa keputusan ini dapat menyebabkan arus dana keluar dari saham GOTO dan memengaruhi harga saham secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *