PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 April 2026 | River Plate kembali menunjukkan kelasnya di Liga Profesional Argentina setelah mengamankan kemenangan tipis 2-0 atas Aldosivi berkat dua gol krusial di menit-menit akhir pertandingan. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting bagi tim yang sedang berjuang mempertahankan posisi di papan atas, tetapi juga menegaskan kembali ambisi pelatih Eduardo Coudet untuk memperkuat skuad dengan sentuhan internasional.
Pertandingan yang digelar di Estadio Monumental pada sore hari itu berlangsung sengit sejak peluit pertama. Aldosivi menekan di babak pertama, namun pertahanan River Plate yang dipimpin oleh Gabriel Mercado dan Nahuel Molina tetap solid. Kesempatan pertama bagi River datang pada menit ke-78 melalui serangan balik cepat yang diakhiri dengan gol tunggal dari Julián Álvarez, namun tendangan itu melenceng tipis ke tiang gawang lawan.
Momentum berubah pada menit ke-86 ketika Gonzalo Montiel menembus ruang di sisi kanan lapangan, mengirimkan umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti. Di sana, Julián Álvarez kembali muncul, menanduk bola dengan kepala, dan menempatkan bola ke sudut atas gawang, memberi River keunggulan pertama.
Tidak berhenti sampai di situ, River Plate menambah satu gol lagi pada menit ke-92. Dari serangan set-piece, Gabriel Mercado mengirimkan bola tinggi ke area penalti, dimana Lautaro Martínez melompat lebih tinggi dari bek Aldosivi dan menanduk bola ke arah gawang. Penjaga gawang lawan, Nicolás Perotti, tidak mampu mengantisipasi arah bola, sehingga gol kedua tercipta, mengamankan kemenangan 2-0 untuk River.
Sementara sorotan pada lapangan berfokus pada aksi gol akhir, pelatih Eduardo Coudet memberikan komentar menarik mengenai rencana transfer klub. Dalam wawancara pasca pertandingan, Coudet menyatakan, “Kami menantikan kembalinya Franco Mastantuono dengan tangan terbuka. Dia pernah bermain bersama kami dan menunjukkan performa tinggi. Kami percaya dia dapat menambah kedalaman pada lini tengah kami, terutama dengan persaingan internal yang ketat antara pemain seperti Brahim Díaz dan Arda Güler yang baru bergabung.
Menurut Coudet, keputusan mengundang Mastantuono bukan sekadar soal adaptasi, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat kreativitas dan keseimbangan tim. “River membuat Anda melupakan segala hal, namun kami selalu mengutamakan yang terbaik bagi pemain muda,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa River Plate tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek, melainkan juga pada pembangunan skuad yang berkelanjutan.
Analisis taktik menunjukkan bahwa keberhasilan dua gol akhir tersebut berakar pada fleksibilitas formasi yang diterapkan Coudet. Dengan mengubah dari 4-3-3 menjadi 3-4-3 pada fase akhir, ia menciptakan ruang bagi penyerang sayap untuk menembus lini pertahanan lawan, sekaligus menambah tekanan pada lini tengah Aldosivi. Perubahan ini terbukti efektif, terutama dalam memanfaatkan kecepatan pemain seperti Álvarez dan Martínez.
Kemenangan ini menempatkan River Plate pada urutan ketiga klasemen dengan 38 poin dari 18 pertandingan, selisih tipis dari pemimpin liga. Jadwal berikutnya menantang, dengan pertemuan melawan Boca Juniors dalam Derby Clasico yang dijadwalkan dua minggu mendatang. Jika River dapat mempertahankan konsistensi performa, peluang mereka untuk merebut gelar menjadi sangat realistis.
Di sisi lain, rumor tentang kembalinya Franco Mastantuono semakin menguat menjelang jendela transfer musim panas. Mastantuono, yang sebelumnya bermain di Real Madrid, dikabarkan sedang mencari kesempatan bermain lebih banyak, dan River Plate menjadi tujuan yang menarik mengingat ikatan emosionalnya dengan klub. Jika transfer ini terwujud, ia akan menambah dimensi baru pada lini tengah, memberi pelatih lebih banyak pilihan taktis.
Secara keseluruhan, River Plate menunjukkan kombinasi kekuatan mental, taktik fleksibel, dan visi manajerial yang kuat. Dua gol akhir melawan Aldosivi menegaskan kemampuan tim dalam mengendalikan pertandingan hingga menit-menit terakhir, sementara komentar Coudet tentang Mastantuono membuka babak baru dalam strategi transfer klub. Penggemar River Plate dapat menantikan musim yang penuh tantangan namun menjanjikan, dengan harapan gelar liga kembali kembali ke tangan mereka.
