PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Mei 2026 | Pertandingan derby Jatim pekan ke-31 BRI Super League 2025/2026 menyajikan drama lima gol yang menegangkan. Di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Persik Kediri berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor akhir 3-2, mengamankan tiga poin penting yang sekaligus menurunkan risiko zona merah bagi Macan Putih.
Gol pembuka datang cepat pada menit ke-7 melalui serangan balik cepat Ernesto Gomez, yang memanfaatkan umpan silang Telmo Castanheira. Gol tersebut membuka keunggulan Persik Kediri dan memicu sorakan suporter di tribun. Tak lama kemudian, pada menit ke-28, Telmo Castanheira menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Arema FC di daerah penalti. Pada menit ke-43, Ernesto Gomez kembali menambah angka menjadi 3-0 dengan aksi individu yang menembus garis pertahanan, mengunci babak pertama untuk Persik.
Arema FC, yang dijuluki Singo Edan, tidak tinggal diam. Tim asuhan Marcos Reina menekan kembali pada babak kedua. Pada menit ke-86, Dalberto berhasil mencetak gol balasan, mengurangi selisih menjadi 3-1. Tekanan terus berlanjut hingga menit ke-90+6, ketika Walisson Maia menambah satu gol lagi di babak tambahan waktu, menutup skor menjadi 3-2. Meskipun Arema FC menguasai penguasaan bola sebesar 63 persen, efisiensi penyelesaian akhir Persik yang lebih tinggi menjadi faktor penentu.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi ofensif Persik Kediri di babak pertama dengan tiga peluang emas yang semua berubah menjadi gol. Sementara Arema FC mencatat lebih banyak peluang, hanya dua di antaranya yang berhasil menembus gawang. Penyerang Persik, Ernesto Gomez, mencatat brace (dua gol) dan menjadi pemain paling berpengaruh dalam laga ini.
Pelatih Marcos Reina mengapresiasi performa timnya, meski mengakui penurunan konsentrasi di menit-menit akhir. “Kami sangat puas dengan tiga gol yang kami cetak di babak pertama. Meskipun babak kedua menurun, kerja keras pemain membantu kami tetap memimpin,” ujar Reina setelah pertandingan. Di sisi lain, kapten Persik Kediri, Ady Eko Jayanto, menekankan pentingnya kemenangan ini untuk mengamankan posisi klasemen. “Kemenangan ini kami tunggu sejak pertemuan pertama di Malang. Kini kami kembali ke jalur kemenangan dan dapat mengurangi tekanan di papan bawah,” katanya.
Posisi klasemen sementara kini menunjukkan Arema FC berada di peringkat 11 dengan 39 poin, sedangkan Persik Kediri menempati posisi 12 dengan 36 poin. Meskipun selisih poin hanya tiga, hasil ini memberi Persik jarak aman dari tiga tim yang berada di zona degradasi. Dengan 36 angka, Macan Putih berada di antara Persijap, PSM, Madura United, dan Persis yang terus mengejar poin.
Sejarah pertemuan kedua tim pada putaran pertama berakhir dengan kemenangan Arema FC 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Malang. Kemenangan di Gresik ini menjadi penebusan bagi Persik Kediri, yang sebelumnya mengalami dua kekalahan beruntun melawan PSM Makassar (1-3) dan Borneo FC Samarinda (0-1). Dengan tambahan tiga poin, Persik dapat bernapas lega dan menyiapkan strategi untuk laga berikutnya melawan tim-tim papan tengah.
Penutup, pertandingan ini menegaskan betapa pentingnya konsistensi dalam mengonversi peluang menjadi gol. Persik Kediri menunjukkan efektivitas tinggi di babak pertama, sementara Arema FC menunjukkan dominasi penguasaan bola namun kurang tajam di depan gawang. Kedua tim kini fokus pada perbaikan defensif dan memaksimalkan peluang di sisa kompetisi demi mengamankan posisi masing-masing di BRI Super League.
