Drama Penalti Kontroversial Bawa Sligo Rovers Tahan Imbang di Showgrounds

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Mei 2026 | Pertandingan antara Sligo Rovers dan St Patrick’s Athletic di Showgrounds pada Minggu malam menjadi sorotan utama Liga Irlandia Premier Division setelah keputusan penalti yang menuai kontroversi mengubah hasil akhir menjadi imbang 1-1. Kian Leavy membuka skor untuk St Patrick’s Athletic hanya tujuh menit setelah peluit pertama, namun Archie Meekison berhasil menyamakan kedudukan menjelang jeda babak pertama lewat tendangan penalti.

Serangan awal St Patrick’s Athletic menunjukkan intensitas tinggi. Kian Leavy, yang bermain sebagai penyerang muda berbakat, memanfaatkan satu-dua dengan kapten Joe Redmond sebelum mengeksekusi tembakan kaki kiri yang melengkung indah dari tepi kotak penalti, menembus gawang Sam Sargeant. Gol tersebut menempatkan St Pat’s unggul 1-0 dan menambah tekanan pada Sligo Rovers yang harus bermain tanpa delapan pemain reguler karena cedera.

Setelah gol pembuka, Sligo Rovers berusaha menguasai lini tengah, dengan Carl McHugh dan James McManus berusaha menembus pertahanan lawan. Pada menit ke-30, Sargeant melakukan penyelamatan spektakuler pada tendangan pertama Jamie Lennon, memantulkan bola ke tiang gawang. Meskipun serangan berulang-ulang tidak membuahkan gol, tim asuhannya, Stephen Kenny, tetap bertekad menahan tekanan.

Insiden yang menentukan terjadi pada menit ke-42. Carl McHugh bersaing dengan bek St Patrick’s, Luke Turner, untuk mengamankan bola di dalam kotak penalti. Wasit Marc Lynch menilai adanya pelanggaran oleh Turner dan memberikan penalti kepada Sligo Rovers. Keputusan tersebut menuai protes dari pemain dan suporter St Pat’s, namun Meekison tidak terpengaruh dan mengeksekusi tendangan tersebut dengan tenang, menempatkan bola tepat di sudut kanan gawang, melampaui penjaga gawang Ghana, Joe Anang.

Skor menjadi 1-1 menjelang jeda pertama, memberi Sligo Rovers kepercayaan diri. Di babak kedua, Sligo memperlihatkan permainan yang lebih terorganisir. Ollie Denham mengirimkan umpan silang ke arah James McManus yang hampir mencetak gol kedua, namun tendangannya melenceng ke tiang gawang. St Patrick’s Athletic berusaha meraih kemenangan melalui serangan balik, dengan Glory Nzingo menembus pertahanan Sligo dan menembak melebar pada menit ke-80.

Di menit-menit akhir pertandingan, Max Mata, yang pernah bermain dua musim di Sligo, menembus area penalti dan menembak meleset pada tambahan waktu, menambah ketegangan bagi penonton yang berjumlah 3.163 orang. Kedua tim gagal mencetak gol tambahan, sehingga hasil akhir tetap imbang 1-1.

Hasil ini memiliki implikasi penting bagi klasemen. St Patrick’s Athletic kini berada tiga poin di belakang pemimpin liga, Shamrock Rovers, sementara Sligo Rovers tetap berada di posisi nonasuransi, sembilan poin di atas zona degradasi. Keberhasilan mempertahankan poin di kandang memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Showgrounds menjadi empat pertandingan beruntun.

Berikut susunan pemain yang memulai pertandingan:

  • Sligo Rovers: Sam Sargeant; Ollie Denham, Shane Blaney, Gareth McElroy; Will Fitzgerald, Sean Stewart (Kyle McDonagh 70′); James McManus, Carl McHugh (Daire Patton 84′), Archie Meekison; Alex Nolan; Cian Kavanagh.
  • St Patrick’s Athletic: Joe Anang; Luke Turner, Sean Hoare, Joe Redmond; James Brown (Zach Elbouzedi 63′), Anto Breslin (Jason McClelland 78′); Jamie Lennon (Darragh Nugent 63′), Barry Baggley; Kian Leavy, Chris Forrester (Glory Nzingo 63′); Ryan Edmondson (Max Mata 78′).

Keputusan penalti yang diperdebatkan tetap menjadi titik fokus analisis pasca-pertandingan, dengan banyak yang menilai bahwa keputusan wasit dapat mengubah arah pertandingan. Namun, bagi Sligo Rovers, kemampuan Meekison mengeksekusi penalti dengan tenang menjadi faktor penentu untuk mengamankan satu poin penting di tengah kompetisi yang ketat.

Dengan performa yang tetap solid di kandang, harapan Sligo Rovers untuk melanjutkan serangkaian hasil positif masih tinggi, sementara St Patrick’s Athletic harus memperbaiki konsistensi mereka jika ingin kembali memimpin klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *