PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Mei 2026 | JAKARTA, 5 Mei 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Indonesia. Prakiraan yang disampaikan oleh ahli meteorologi BMKG, Puji Sibuea, melalui kanal YouTube resmi BMKG pada Selasa pagi menegaskan potensi hujan lebat, hujan sangat lebat, serta hujan disertai petir yang dapat terjadi pada hari yang sama.
Menurut data yang dipantau, wilayah-wilayah yang harus meningkatkan kesiapsiagaan mencakup Sumatera Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, serta provinsi di wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Daerah lain yang masuk dalam zona risiko tinggi meliputi Maluku, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Di semua lokasi tersebut, intensitas hujan dapat beralih dari ringan menjadi lebat atau bahkan sangat lebat dalam hitungan jam.
Selain potensi hujan deras, BMKG juga mengidentifikasi kawasan yang berisiko mengalami hujan berserta petir. Kota-kota yang tercatat antara lain Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Tanjung Selor, Banjarmasin, serta Palu, Mamuju, dan Kendari di bagian timur Indonesia. Petir yang menyertai curah hujan dapat menimbulkan bahaya tambahan seperti kebakaran lahan, kerusakan jaringan listrik, serta gangguan transportasi.
Untuk wilayah lain, terutama daerah perkotaan besar di bagian barat, curah hujan diperkirakan tetap berada pada level ringan. Daftar kota yang diprediksi menerima hujan ringan meliputi:
- Banda Aceh
- Medan
- Pekanbaru
- Padang
- Jambi
- Bengkulu
- Bandar Lampung
- Jakarta
- Serang
- Bandung
- Semarang
- Yogyakarta
- Pontianak
- Palangkaraya
- Samarinda
Di bagian timur Indonesia, hujan ringan juga diprediksi akan turun di sejumlah kota, antara lain Gorontalo, Manado, Ternate, Makassar, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Sementara kondisi berawan tebal diharapkan melanda Surabaya, dan cuaca berawan cerah hingga tebal akan mendominasi Denpasar, Kupang, serta Mataram.
BMKG menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui situs resmi www.bmkg.go.id atau media sosial resmi @info.bmkg. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi dampak potensial dari cuaca ekstrem, terutama pada sektor transportasi, pertanian, dan infrastruktur publik.
Berikut adalah ringkasan wilayah dengan tingkat risiko berbeda:
| Level Risiko | Wilayah |
|---|---|
| Hujan Lebat/Sangat Lebat | Sumatera Utara, Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan |
| Hujan + Petir | Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Tanjung Selor, Banjarmasin, Palu, Mamuju, Kendari |
| Hujan Ringan | Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Gorontalo, Manado, Ternate, Makassar, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, Merauke |
| Berawan Tebal | Surabaya |
| Cerah Berawan – Berawan Tebal | Denpasar, Kupang, Mataram |
Pengamat cuaca menambahkan bahwa dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh bibit siklon 92W yang bergerak dari Samudra Pasifik Utara menuju Papua, serta sirkulasi siklonik di perairan barat laut Aceh, Selat Makassar, dan Laut Banda. Kondisi ini memperkuat pembentukan awan hujan yang luas, sehingga meningkatkan risiko curah hujan tinggi di wilayah yang telah disebutkan.
Masyarakat di daerah rawan disarankan untuk menyiapkan peralatan darurat, mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin, serta menghindari aktivitas luar ruangan pada saat hujan lebat atau petir. Pemerintah daerah di masing-masing provinsi diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan respons cepat bila terjadi dampak cuaca ekstrem.
Dengan memperhatikan peringatan ini, diharapkan warga dapat mengantisipasi potensi bahaya, mengurangi kerugian, dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih aman.
