PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Mei 2026 | Piala Asia U-17 2026 resmi dibuka pada 5 Mei 2026 di Arab Saudi, menampilkan delapan negara peserta yang terbagi dalam dua grup. Grup B, yang mempertemukan Jepang, Qatar, Indonesia, China, Tajikistan, dan Thailand, menjadi sorotan karena persaingan ketat dan ambisi masing‑masing tim untuk melaju ke fase knockout.
Timnas U-17 Thailand memulai kampanye mereka dengan harapan kuat untuk menyalip rival regional. Namun, pada laga pertama mereka menghadapi Tajikistan di Lapangan Latihan A Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah. Dari menit pertama, Tajikistan menunjukkan tekanan agresif, memanfaatkan kecepatan sayap dan ketajaman di depan gawang. Pada menit ke‑23, serangan terorganisir Tajikistan berujung gol pertama lewat tendangan bebas yang langsung memanfaatkan kesalahan pertahanan Thailand. Kedua gol tambahan tercipta pada menit ke‑57 dan ke‑78, menutup skor menjadi 2-0 untuk kemenangan Tajikistan.
Gaya permainan Thailand tampak defensif namun kurang koordinasi antara lini belakang dan gelandang. Pelatih kepala tim, yang belum disebutkan secara resmi, mengakui bahwa tim masih dalam proses adaptasi dengan taktik modern yang diterapkan di turnamen ini. Ia menekankan pentingnya memperbaiki transisi cepat dari pertahanan ke serangan serta meningkatkan akurasi umpan pendek untuk mengurangi peluang lawan.
Berbeda dengan performa Thailand, beberapa tim lain di Grup B mencatat hasil positif. Jepang mengalahkan Qatar dengan skor 3-1, menampilkan serangan yang dinamis dan pertahanan yang disiplin. Indonesia meraih kemenangan tipis 1-0 atas China berkat gol akhir menit ke‑87 dari Keanu Sanjaya, yang memanfaatkan umpan panjang dari Matthew Baker. Tajikistan, selain mengalahkan Thailand, menambah poin mereka dengan hasil positif lain yang belum selesai pada matchday pertama.
Berikut adalah klasemen sementara Grup B setelah matchday pertama:
| Tim | MP | M | S | K | GF | GA | GD | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jepang | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 1 | +2 | 3 |
| Qatar | 1 | 0 | 0 | 1 | 1 | 3 | -2 | 0 |
| Indonesia | 1 | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | +1 | 3 |
| China | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | -1 | 0 |
| Tajikistan | 1 | 1 | 0 | 0 | 2 | 0 | +2 | 3 |
| Thailand | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 2 | -2 | 0 |
Kekalahan ini menempatkan Thailand di posisi terbawah grup dengan nol poin dan selisih gol minus dua. Dengan hanya satu laga tersisa pada fase grup, peluang mereka untuk melaju ke babak selanjutnya sangat tipis. Tim harus memenangkan dua pertandingan berikutnya dan mengandalkan selisih gol yang sangat menguntungkan, sesuatu yang secara statistik sulit dicapai.
Pelatih Thailand menyatakan akan melakukan rotasi pemain, memperkenalkan beberapa talenta muda yang belum pernah tampil di level internasional. Fokus utama akan diberikan pada perbaikan pertahanan, terutama dalam mengatasi serangan cepat lawan, serta meningkatkan efektivitas serangan balik. Sesi latihan intensif dijadwalkan menjelang pertandingan berikutnya melawan Jepang, tim yang saat ini memimpin klasemen.
Secara keseluruhan, performa Timnas U-17 Thailand di Piala Asia U-17 2026 menunjukkan bahwa tim masih berada dalam fase pembangunan. Kekalahan melawan Tajikistan menjadi pelajaran penting bagi manajemen dan pemain untuk memperkuat taktik serta mentalitas kompetitif. Meski harapan besar untuk melaju ke turnamen selanjutnya kini hampir pudar, pengalaman ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi generasi muda sepak bola Thailand dalam kompetisi internasional mendatang.
