Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan Sertifikat K3

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Mei 2026 | Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel “Noel” Ebenezer Gerungan menjalani sidang pembacaan surat tuntutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Sidang tersebut digelar pada Senin, 18 Mei 2026.

Noel didakwa bersama sepuluh pihak lain atas dugaan pemerasan Rp6,5 miliar serta gratifikasi senilai Rp3,3 miliar dan motor Ducati Scrambler. Ia mengaku bersalah dan menyesal atas perbuatannya.

Baca juga:

Dalam persidangan, Noel mengaku menerima uang Rp3 miliar dan motor Ducati dari Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker periode 2022-2025. Ia mengaku tidak melaporkan penerimaan tersebut kepada KPK.

Noel berharap majelis hakim akan memberikan keputusan bijaksana untuknya. Ia kembali meminta maaf atas perbuatannya dan mengaku bersalah.

Sidang lanjutan kasus ini akan digelar untuk membaca tuntutan jaksa penuntut umum. Hakim Ketua Nur Sari Baktiana menyatakan sidang pemeriksaan kasus tersebut sudah selesai.

Baca juga:

Kasus ini merupakan salah satu kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi di Indonesia. Noel Ebenezer merupakan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024-2025.

Dalam persidangan, hakim menanyakan sikap batin Noel sebagai Wamen yang menerima uang Rp3 miliar dan motor Ducati dari Irvian Bobby Mahendro. Noel mengaku bersalah dan menyesal atas perbuatannya.

Noel mengaku tidak menggunakan uang gratifikasi yang diterimanya dan menegaskan tidak pernah meminta satu unit motor Ducati Scrambler, melainkan merupakan inisiatif dari Bobby.

Baca juga:

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan pejabat tinggi dan nilai gratifikasi yang cukup besar. Noel Ebenezer merupakan salah satu tokoh yang dikenal oleh publik.

Sidang lanjutan kasus ini akan membahas tuntutan jaksa penuntut umum dan keputusan hakim. Noel Ebenezer berharap dapat menerima keputusan yang adil dan bijaksana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *