Iran Mencari Dukungan China Sebelum Pertemuan Trump dan Xi Jinping

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Mei 2026 | Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, baru-baru ini mengadakan pertemuan dengan diplomat senior China, Wang Yi, di Beijing. Pertemuan ini dilaksanakan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan pada 14-15 Mei 2026.

Agenda utama pembahasan dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan ketegangan di Selat Hormuz yang masih mengganggu jalur distribusi energi global. Selat Hormuz merupakan salah satu jalur lintas minyak dan gas alam cair (LNG) terpenting di dunia, dengan sekitar 20% distribusi minyak dan LNG dunia melintasi wilayah tersebut.

Baca juga:

Pertemuan antara Araghchi dan Wang Yi membahas hubungan bilateral dan persoalan keamanan internasional, terutama fokus pada stabilitas gencatan senjata serta pembukaan kembali akses Selat Hormuz. China berkepentingan mempercepat pemulihan jalur pengiriman komersial untuk menjaga perdagangan serta pasokan energi menuju pasar Asia tetap berjalan normal.

Iran mencari dukungan diplomatik China jelang KTT Xi-Trump untuk menghadapi potensi sanksi baru AS, sekaligus mempertahankan kendali atas Selat Hormuz di tengah negosiasi yang belum tuntas. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran sejak konflik pecah memicu tekanan besar terhadap ekonomi global karena menghambat distribusi minyak dan LNG dunia.

Baca juga:

China mengkritik blokade angkatan laut AS karena dinilai berisiko terhadap keamanan kawasan, sedangkan Iran masih mempertahankan penutupan jalur strategis tersebut. Dalam pembicaraan itu, Beijing juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas gencatan senjata sekaligus membuka kembali akses Selat Hormuz untuk memulihkan jalur pengiriman komersial.

Kondisi di Selat Hormuz ikut mendorong kenaikan harga bahan bakar dan pupuk di berbagai negara. Situasi bertambah rumit setelah AS menerapkan blokade laut terhadap pelabuhan Iran usai gencatan senjata April lalu. Langkah itu dilakukan Washington untuk memperkuat posisi tawar dalam perundingan damai dengan Teheran.

Baca juga:

Dalam beberapa hari mendatang, pertemuan antara Trump dan Xi Jinping diharapkan dapat membawa solusi bagi ketegangan di Selat Hormuz dan memperbaiki hubungan antara AS dan Iran. Namun, dengan dukungan China, Iran berharap dapat mempertahankan posisinya dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *