Iran Siap Rayakan Kemenangan Besar, Wapres Sebut Rakyat Iran Pemenang Perang Ramadan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Mei 2026 | Wakil Presiden Iran, Mohammad Reza Aref, menyatakan bahwa negaranya akan segera merayakan kemenangan besar melawan musuh-musuhnya setelah bertahun-tahun tekanan berlalu dan pencabutan rentetan sanksi yang menjerat Teheran.

Aref mengatakan bahwa rakyat Iran adalah pemenang Perang Ramadan, yang dimulai saat bulan suci Ramadan sedang berlangsung. Perang tersebut dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari lalu.

Baca juga:

Menurut Aref, perang melawan AS dan Israel telah ditangguhkan dengan adanya gencatan senjata sejak 8 April lalu. Namun, perundingan damai yang digelar di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen.

Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditetapkan, demi memberikan waktu untuk perundingan baru. Pekan ini, Trump menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan dengan Iran sangat mungkin tercapai.

Namun, pemerintah Iran belum menanggapi proposal baru AS. Aref juga menyinggung soal strategi Iran di Selat Hormuz, jalur perairan vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Baca juga:

Selat Hormuz adalah hak milik Iran yang mutlak, tegasnya. Dengan kepercayaan kepada Tuhan dan mengandalkan kapasitas dalam negeri, tidak ada kekhawatiran tentang rekonstruksi unit-unit yang rusak akibat perang ketiga yang dipaksakan.

Aref juga mengapresiasi upaya rekonstruksi kompleks petrokimia yang rusak. Laporan yang disampaikan direktur perusahaan menunjukkan proses pembangunan kembali berjalan baik dan mencerminkan upaya luar biasa para pelaku industri.

Menurutnya, perhatian terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu fondasi utama pembangunan negara. Iran memiliki kapasitas besar di bidang sains dan teknologi, dan kita harus melanjutkan jalur pembangunan dengan mengandalkan kemampuan tersebut.

Baca juga:

Aref juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas unit-unit industri yang rusak selama proses rekonstruksi. Dalam proses pembangunan kembali, kita harus lebih mengandalkan teknologi dalam negeri.

Kesimpulan dari pernyataan Aref adalah bahwa Iran yakin akan dapat mengalahkan musuh-musuhnya dan merayakan kemenangan besar. Dengan kepercayaan kepada Tuhan dan mengandalkan kapasitas dalam negeri, Iran tidak memiliki kekhawatiran tentang rekonstruksi unit-unit yang rusak akibat perang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *