PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Mei 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan sosial (bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026. Kemensos menyatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat.
Untuk memastikan status sebagai penerima bansos, masyarakat dapat mengecek secara online melalui laman resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi “Cek Bansos” yang tersedia di ponsel Android maupun iOS.
Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia. Pemerintah menargetkan proses pencairan tahap ini berjalan lebih cepat karena data penerima telah disiapkan lebih awal dibanding periode sebelumnya.
Bantuan PKH disalurkan setiap tiga bulan dengan nominal berbeda sesuai kategori penerima. Sementara itu, bantuan BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pokok melalui e-warong atau agen resmi.
Penerima bansos PKH akan mendapatkan dana sesuai kategori yang berlaku. Sementara untuk BPNT menerima uang senilai Rp 200.000 per bulan yang dibayarkan sekaligus dalam tiga bulan.
Untuk mengecek status penerimaan bansos, masyarakat dapat mengunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id atau mengunduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
Kesimpulan, penyaluran bansos PKH dan BPNT tahun 2026 diprioritaskan bagi masyarakat dalam kelompok desil 1 sampai desil 4 agar bantuan lebih tepat sasaran. Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara online melalui laman resmi Kemensos atau melalui aplikasi Cek Bansos.
