PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Mei 2026 | Pedagang di Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan dan bencana. Salah satu kasus yang baru-baru ini terjadi adalah penyiraman air keras terhadap seorang pedagang tempe di Pacitan, Jawa Timur. Korban yang bernama Eko Susanto mengalami luka pada bagian mata, telinga, dan dada setelah diserang oleh dua orang tidak dikenal.
Di tempat lain, puluhan kios pedagang di Jalan Prof. Eyckman, Bandung, dibongkar oleh pemerintah karena dianggap mengganggu fungsi trotoar dan taman. Pedagang-pedagang tersebut sebelumnya telah diberi uang kompensasi sekitar Rp2 juta untuk kebutuhan sementara.
Selain itu, seorang pedagang tahu di Bekasi meninggal setelah ditabrak oleh mobil operasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta pengelola SPPG untuk bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut dan memberikan perhatian kepada korban luka yang belum bisa kembali bekerja.
Di Depok, seorang pedagang kopi berhasil ditangkap setelah membawa kabur motor milik temannya dengan menggunakan tipu muslihat. Sementara itu, seorang pedagang es tebu di Kudus menceritakan pengalaman pahitnya setelah menjadi korban hipnotis dan kehilangan uang sejumlah Rp500 ribu.
Menurut Subari, pedagang es tebu di Kudus, cuaca bisa menjadi kawan atau lawan bagi pedagang. Jika hujan, pedagang bisa pulang dengan tangan hampa, sedangkan jika panas, harapannya sedikit merekah. Ia berusaha seorang diri untuk memenuhi kebutuhan rumah setelah istrinya meninggal tiga tahun yang lalu.
Penghasilan Subari dari berjualan es tebu dan kerupuk hanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Terkadang uang hasil berjualan juga diberikan ke cucunya untuk membeli jajan. Ia berharap dapat terus berjualan dan memenuhi kebutuhan rumahnya.
