PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Mei 2026 | Jawa Barat, provinsi dengan keanekaragaman budaya yang kaya, kini menjadi sorotan karena wacana ganti nama menjadi “Tatar Sunda”. Wacana ini bukanlah hal baru, melainkan diskursus lama yang sesekali muncul ke permukaan ketika sentimen identitas budaya menguat.
Di satu sisi, usulan ini dipandang sebagai upaya memuliakan akar sejarah dan kebudayaan Sunda. Namun, di sisi lain, ia mengundang pertanyaan mendasar: apakah pergantian nama provinsi sungguh menjadi kebutuhan publik yang mendesak, atau sekadar simbolisme politik yang dibungkus romantisme sejarah?
Nama daerah bukan sekadar label administratif. Ia memuat identitas, sejarah, aspek hukum, bahkan konsekuensi politik. Mengubah nama provinsi berarti menyentuh fondasi legal pembentukannya sebagai daerah otonom.
Proses perubahan nama provinsi bukanlah keputusan gubernur atau DPRD semata, melainkan harus melalui revisi undang-undang oleh pemerintah pusat bersama DPR RI. Prosesnya panjang, kompleks, dan penuh konsekuensi.
Di Jawa Barat, keanekaragaman budaya juga terlihat dalam berbagai acara dan festival, seperti Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan melintasi sejumlah ruas utama kota Bandung. Acara ini menampilkan kekayaan budaya Sunda dan menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Selain itu, Jawa Barat juga terkenal dengan kuliner khasnya, seperti combro, yang menjadi jajanan tradisional khas Sunda. Combro dapat dibuat dengan berbagai isian, seperti oncom atau sayuran, dan menjadi favorit banyak orang.
Namun, di balik keanekaragaman budaya dan kuliner, Jawa Barat juga menghadapi berbagai tantangan, seperti kasus gigitan ular weling yang mematikan di Kota Bogor. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar.
Di bidang ekonomi, Jawa Barat juga terkenal dengan harga emas yang fluktuatif. Harga emas hari ini di Pegadaian menunjukkan pergerakan yang melemah pada sejumlah produk logam mulia, seperti UBS, Antam, dan Galeri24.
Dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan, Jawa Barat tetap menjadi provinsi dengan keanekaragaman budaya yang kaya dan potensi ekonomi yang besar. Wacana ganti nama menjadi “Tatar Sunda” menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih menghargai dan melestarikan kebudayaan Sunda.
Kesimpulan, Jawa Barat adalah provinsi dengan keanekaragaman budaya yang kaya dan potensi ekonomi yang besar. Wacana ganti nama menjadi “Tatar Sunda” menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih menghargai dan melestarikan kebudayaan Sunda. Dengan demikian, Jawa Barat dapat terus menjadi provinsi yang maju dan berkembang.
