Abdul Karim: Upaya Pencegahan PMI Ilegal dan Kasus Hefazat-e-Islam

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 31 Juli 2026 | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Abdul Karim, mendukung upaya pencegahan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di Cianjur. Menurutnya, pemberangkatan pekerja migran secara nonprosedural ke berbagai negara di Timur Tengah masih cukup tinggi, termasuk dari Cianjur.

Karim mengatakan bahwa berbagai upaya harus dilakukan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk menekan keberangkatan warganya ke luar negeri tanpa prosedur, termasuk membentuk satuan tugas (satgas) dengan melibatkan aparat desa dan kecamatan hingga ketua rukun tetangga (RT). Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan penyuluhan bagi masyarakat tentang prosedur bekerja keluar negeri yang benar.

Baca juga:

Sementara itu, di Bangladesh, mantan menteri Abdul Latif Siddiqui ditahan oleh Pengadilan Kejahatan Internasional (ICT)-2 atas kasus kekerasan terhadap Hefazat-e-Islam Bangladesh pada 5 Mei 2013. Siddiqui dituduh terlibat dalam penyerangan yang menewaskan sekitar 60 orang.

Baca juga:

Kasus ini menunjukkan bahwa kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia dapat terjadi di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang hak asasi manusia dan prosedur yang benar dalam berbagai aspek kehidupan.

Baca juga:

Abdul Karim dan kasus Hefazat-e-Islam Bangladesh merupakan contoh nyata tentang pentingnya upaya pencegahan dan penyelesaian kasus-kasus yang terkait dengan hak asasi manusia dan kekerasan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar dan peduli tentang isu-isu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *