PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 08 Juni 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja melalui momen penting dengan dilantiknya Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan ini, Nanik menyampaikan visi dan misi untuk mengembangkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang lebih efektif dan efisien. Salah satu strategi yang akan diterapkan adalah mengurangi ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan mencari sumber pendanaan alternatif seperti program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) badan usaha milik negara (BUMN), hibah luar negeri, dan dukungan dari perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di daerah setempat.
Nanik juga menekankan pentingnya refocusing penerima manfaat program MBG agar lebih tepat sasaran. Evaluasi akan dilakukan terhadap sekitar 63 juta penerima manfaat yang saat ini tercatat dalam program MBG. Dengan demikian, intervensi gizi ke depan akan lebih diarahkan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, sehingga anggaran dapat dimanfaatkan secara lebih efektif.
Di samping itu, Nanik juga berencana untuk mengisi jajaran Dewan Pengarah BGN dengan para ahli di bidang gizi dan dokter anak. Dewan Pengarah ini akan berperan penting dalam membimbing Pimpinan BGN dalam melaksanakan program MBG.
Agustina Arumsari, salah satu Wakil Kepala BGN yang baru dilantik, juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung program MBG. Ia menegaskan bahwa pembiayaan program harus tetap efektif dan efisien, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Dengan kepemimpinan baru dan strategi yang lebih terarah, BGN diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan dampak program MBG, sehingga dapat membantu mengatasi masalah gizi dan kelaparan di Indonesia.
