Bahlil Lahadalia: Dari Masa Lalu yang Sederhana hingga Menjadi Menteri ESDM

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Agustus 2026 | Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), memiliki latar belakang yang sangat sederhana. Ia lahir dari keluarga yang ekonominya terbatas, dengan ibu yang bekerja sebagai asisten rumah tangga dan tukang cuci, serta ayah yang bekerja sebagai buruh bangunan. Namun, Bahlil tidak pernah malu dengan asal-usulnya dan justru menjadikannya sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan.

Sebagai Menteri ESDM, Bahlil telah mencapai berbagai prestasi, termasuk realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian ESDM yang mencapai Rp 138,40 triliun di tahun 2025, melampaui target sebesar Rp 127,48 triliun. Ia juga telah memulai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 GW yang diharapkan dapat meningkatkan penggunaan energi terbarukan di Indonesia.

Baca juga:

Bahlil juga telah mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan air bersih, terutama di daerah yang mengalami krisis air bersih, seperti di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Ia juga telah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan akibat fenomena El Nino.

Dalam acara MUSDA XI Golkar Sumsel, Bahlil telah berbagi pengalaman hidupnya dan memberikan pesan kepada generasi muda untuk tidak minder dengan latar belakang keluarga mereka. Ia juga telah menekankan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam dalam meningkatkan penerimaan negara.

Baca juga:

Capaian penerimaan yang telah dicapai oleh Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Bahlil telah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan. Opini ini merupakan bukti bahwa Kementerian ESDM telah menjalankan pengelolaan keuangan dengan baik dan transparan.

Dalam kesimpulan, Bahlil Lahadalia telah menunjukkan bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, seseorang dapat meraih kesuksesan dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Ia juga telah menekankan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam dalam meningkatkan penerimaan negara.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *