PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 09 Mei 2026 | Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis statistik keadaan ketenagakerjaan Indonesia pada Februari 2026. Dari data tersebut, jumlah angkatan kerja (AK) di Indonesia ada 154,91 juta orang. Jumlah penduduk bekerja di Indonesia ada 147,67 juta orang, sedangkan yang menganggur ada 7,24 juta orang.
Lebih lanjut, jumlah pekerja penuh waktu ada 98,592 juta orang, pekerja paruh waktu 38,347 juta orang, dan setengah pengangguran 10,728 juta orang. Definisi angkatan kerja menurut BPS adalah penduduk usia 15 tahun ke atas yang secara ekonomi seperti penduduk bekerja atau yang punya pekerjaan, tetapi sementara tidak bekerja dan pengangguran.
Dari sisi pendidikan, pekerja dengan latar belakang pendidikan tinggi yakni lulusan diploma hingga doktoral masih tergolong kecil. Proporsinya hanya 13,13 persen dari total penduduk bekerja atau sekitar 19,39 juta orang. Lulusan SD ke bawah masih mendominasi komposisi tenaga kerja nasional dengan 35,49 persen.
Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), menyita perhatian publik Tanah Air usai mengumumkan pertumbuhan ekonomi pada periode Januari–Maret 2026. Angka pertumbuhan meningkat jadi 5,61 persen secara tahunan. Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
Lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru akan menerima bantuan sosial (bansos) pada triwulan kedua 2026. Perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Desil adalah pembagian kelompok masyarakat Indonesia yang disusun berdasarkan tingkat kesejahteraan. Prioritas untuk memperoleh bansos akan semakin tinggi apabila berada pada angka desil yang lebih kecil. Pengecekan desil dapat dilakukan dengan mudah oleh masyarakat secara mandiri melalui situs web resmi maupun aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Kesimpulan, BPS telah merilis statistik keadaan ketenagakerjaan Indonesia pada Februari 2026. Jumlah angkatan kerja di Indonesia ada 154,91 juta orang, dengan 147,67 juta orang bekerja dan 7,24 juta orang menganggur. Pendidikan tinggi masih tergolong kecil, dengan hanya 13,13 persen dari total penduduk bekerja. Lebih dari 470.000 KPM baru akan menerima bansos pada triwulan kedua 2026. Desil adalah pembagian kelompok masyarakat Indonesia yang disusun berdasarkan tingkat kesejahteraan.
