Afghanistan Menghadapi Tantangan Besar: Dari Hukum Baru Hingga Pendidikan Terbatas

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Mei 2026 | Afghanistan kini menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari hukum baru yang membatasi hak-hak perempuan hingga pendidikan yang terbatas. Pada tanggal 14 Mei 2026, Taliban mengeluarkan dekret baru yang mengatur proses perceraian dan memungkinkan pernikahan anak-anak.

Dalam dekret tersebut, disebutkan bahwa seorang gadis yang telah mencapai pubertas dapat memutuskan untuk membatalkan pernikahannya, tetapi jika dia tidak melakukan hal itu, maka pernikahannya dianggap sah. Hal ini telah memicu kekhawatiran di kalangan aktivis hak asasi manusia dan masyarakat internasional.

Baca juga:

Selain itu, Taliban juga telah membatasi akses perempuan terhadap pendidikan. Pada awal 2026, Taliban mengumumkan bahwa perempuan tidak akan diizinkan untuk melanjutkan pendidikan di luar tingkat sekolah dasar. Hal ini telah memicu protes dan kecaman dari masyarakat internasional.

Di bidang olahraga, Afghanistan juga telah mengalami kemajuan. Tim kriket nasional Afghanistan telah dipimpin oleh Hashmatullah Shahidi dan akan berlaga melawan India dalam sebuah pertandingan uji coba dan tiga pertandingan one-day internasional.

Baca juga:

Menyikapi situasi ini, masyarakat internasional telah menyerukan agar Taliban memperhatikan hak-hak asasi manusia dan memastikan bahwa perempuan memiliki akses yang setara terhadap pendidikan dan kesempatan lainnya.

Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa Afghanistan masih memiliki banyak tantangan yang harus diatasi, baik itu dalam hal hukum, pendidikan, maupun kesempatan bagi perempuan. Namun, dengan upaya dan dukungan dari masyarakat internasional, diharapkan bahwa situasi di Afghanistan dapat membaik dan hak-hak asasi manusia dapat dipenuhi.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *