Iran Tolak Kehadiran Proksi Israel di Wilayah UEA, Tegaskan Kedaulatan Kawasan

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Mei 2026 | Iran akhirnya membuka suara terkait rencana sejumlah negara Eropa mengirim kapal perang ke Timur Tengah untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz yang selama berbulan-bulan berada di bawah kontrol Teheran.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, memperingatkan negara-negara Eropa agar tidak ikut campur dalam konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Baca juga:

Ia menegaskan, setiap intervensi militer di Selat Hormuz maupun Teluk Persia hanya akan memperburuk situasi dan memicu komplikasi baru di kawasan.

Konflik antara Iran dan Israel semakin memanas, dan ASEAN diminta untuk memperkuat jalur diplomasi.

Inggris menjadi salah satu negara Eropa yang telah mengumumkan rencana mengirim kapal ke Timur Tengah, yaitu kapal perang HMS Dragon.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron sebelumnya mendorong pembentukan operasi multinasional guna menjaga keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Baca juga:

Namun, Starmer menegaskan misi itu baru akan dijalankan setelah pertempuran di kawasan benar-benar mereda.

Selat Hormuz sendiri telah dikendalikan Iran selama berbulan-bulan sebagai respons atas serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap negara itu.

Iran meminta negara-negara dunia bertindak lebih bertanggung jawab di tengah situasi yang terus memanas di Timur Tengah.

Keterlibatan negara-negara Eropa di Selat Hormuz berpotensi memperparah lonjakan harga energi dunia.

Baca juga:

Iran menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur dalam menegaskan kedaulatan kawasan mereka.

Kesimpulan dari konflik ini adalah bahwa situasi di Timur Tengah semakin memanas dan memerlukan penyelesaian yang bijak dan bertanggung jawab dari semua pihak yang terlibat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *