PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Juni 2026 | Konflik antara Oman dan Iran telah menjadi sorotan utama dalam beberapa hari terakhir. Berbagai upaya diplomatis telah dilakukan untuk mencapai perjanjian damai, namun hingga kini belum ada kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.
Menurut sumber terpercaya, perjanjian damai yang diusulkan oleh Amerika Serikat dan Iran telah menjadi topik perbincangan hangat. Perjanjian ini ditujukan untuk mengakhiri konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah, termasuk di Lebanon.
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi negara, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa perjanjian damai yang diusulkan akan mengakhiri konflik di semua front, termasuk di Lebanon. Ia juga menegaskan bahwa perjanjian ini akan menjadi langkah awal untuk mengakhiri sanksi dan memulai perundingan tentang program nuklir Iran dan pengaturan keamanan regional.
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan bahwa teks akhir perjanjian damai telah disepakati dan Pakistan saat ini bekerja sama dengan kedua belah pihak untuk menyelesaikan langkah selanjutnya. Ia juga menegaskan bahwa perdamaian “tidak pernah semudah ini”.
Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah laporan tentang perjanjian damai yang diusulkan dan menuduh Iran telah menyebarluaskan informasi yang salah tentang isi perjanjian. Ia juga menuduh Iran melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang membawa awak kapal India di Selat Hormuz, yang mengakibatkan tiga orang tewas.
Konflik antara Oman dan Iran masih berlanjut, dan upaya diplomatis terus dilakukan untuk mencapai perjanjian damai. Namun, hingga kini belum ada kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.
Kesimpulan: Konflik antara Oman dan Iran masih berlanjut, dan upaya diplomatis terus dilakukan untuk mencapai perjanjian damai. Perjanjian damai yang diusulkan oleh Amerika Serikat dan Iran telah menjadi topik perbincangan hangat, namun hingga kini belum ada kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak.
