Misteri Kematian Influencer Amerika Ashlee Jenae di Zanzibar: Pacarnya Ditahan, Keluarga Tuntut Jawaban

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 April 2026 | Seorang influencer asal Amerika Serikat yang dikenal dengan nama Ashlee Jenae, nama asli Ashly Robinson, ditemukan meninggal secara mendadak di sebuah vila di resort Zuri Zanzibar pada 9 April 2026. Kejadian ini memicu sorotan internasional setelah pasangan kekasihnya, Joseph Isaac McCann, 45 tahun, ditahan oleh pihak kepolisian Zanzibar meski belum dikenai tuduhan resmi.

Menurut laporan saksi mata dan pernyataan keluarga, Robinson dan McCann tiba di resort Zuri pada 4 April 2026 untuk merayakan ulang tahunnya sekaligus merayakan pertunangan yang baru saja diumumkan secara daring. Selama masa menginap, pasangan tersebut diketahui sering berdebat, bahkan pada malam 8 April, staf hotel memutuskan memisahkan mereka dengan memindahkan McCann ke vila terpisah yang berjarak sekitar sepuluh menit berjalan kaki.

Baca juga:

Beberapa jam setelah pemisahan tersebut, seorang pekerja hotel menemukan Robinson tidak responsif di dalam sebuah lemari, dengan sabuk mengelilingi lehernya. Tim medis segera membawanya ke rumah sakit terdekat, namun ia dinyatakan meninggal pada keesokan harinya setelah mengalami henti napas dan hipoksia serebral akibat strangulasi.

Keluarga Robinson, termasuk ibu Yolanda Endres dan ayah Harry Robinson, menyatakan kekecewaan dan kebingungan mendalam. Mereka menegaskan bahwa putri mereka tampak bahagia dan tidak menunjukkan tanda-tanda depresi atau pikiran bunuh diri. “Dia merayakan hidupnya, baru saja bertunangan, dan tiba‑tiba saja menghilang,” kata Yolanda Endres kepada media. Keluarga juga menyoroti bahwa mereka pertama kali mengetahui adanya sesuatu yang salah ketika McCann menghubungi mereka untuk memberitahu bahwa Robinson berada di rumah sakit, namun penjelasan yang diberikan McCann dianggap tidak memadai dan terkesan menunda.

Pihak kepolisian Zanzibar, melalui Deputy Director of Investigations Zuberi Chembera, menegaskan bahwa McCann tidak menjadi tersangka dalam penyelidikan, melainkan masih menjadi saksi penting. Paspor McCann masih ditahan sampai hasil otopsi selesai, dan ia terus dipanggil untuk memberi keterangan lebih lanjut.

Baca juga:

Sejumlah media internasional, termasuk CBS News dan BBC, melaporkan bahwa otopsi menunjukkan penyebab kematian karena strangulasi, namun belum dapat dipastikan apakah itu merupakan tindakan bunuh diri atau kejahatan. Beberapa ahli forensik menilai bahwa adanya sabuk di leher korban dapat mengindikasikan tindakan yang disengaja, namun tanpa bukti video atau saksi yang melihat proses kejadian secara langsung, investigasi masih berada pada tahap awal.

Keluarga Robinson menuntut transparansi penuh dari otoritas Zanzibar. “Tidak ada yang terasa nyata tentang kehilangan ini. Kami meminta pihak berwenang mengungkap seluruh fakta, termasuk rekaman kamera keamanan yang ada di seluruh area resort,” ujar Harry Robinson dalam sebuah pernyataan resmi. Mereka juga menambahkan bahwa pasangan tersebut memiliki hubungan yang intens, namun tidak ada indikasi kekerasan fisik yang pernah dilaporkan sebelumnya.

Sementara itu, McCann, seorang pendiri dana kripto Asymmetric Financial, menyatakan bahwa ia kembali ke vila bersama seorang pengawal keamanan setelah mendengar suara yang mencurigakan. Ia menemukan Robinson tergantung pada pintu dan langsung memanggil bantuan medis. McCann menolak memberikan komentar lebih lanjut kepada pers, dengan menegaskan bahwa ia kooperatif dalam proses penyelidikan.

Baca juga:

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengonfirmasi bahwa mereka memantau kasus ini dan memberikan bantuan konsuler kepada keluarga korban. Mereka juga menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan pihak berwenang Zanzibar dalam rangka memastikan proses hukum berjalan adil.

Kasus ini menambah daftar kontroversi seputar wisatawan asing yang terlibat dalam kematian mendadak di luar negeri, serta menimbulkan pertanyaan mengenai standar keamanan dan penanganan krisis di resort mewah. Pemerintah Tanzania belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan perubahan kebijakan keamanan di area pariwisata utama.

Dengan belum terungkapnya semua fakta, publik dan media internasional terus menantikan hasil otopsi serta keterangan lengkap dari saksi-saksi yang berada di lokasi. Keluarga Robinson menegaskan bahwa mereka tidak akan berhenti mencari keadilan sampai seluruh pertanyaan terjawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *