PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Agustus 2026 | Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menjajaki peluang perluasan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke Republik Slowakia, terutama di sektor manufaktur, perhotelan, dan layanan perawatan atau caregiver. Wakil Menteri P2MI Christina Aryani mengatakan pertemuannya dengan Duta Besar Republik Slowakia untuk Indonesia Tomas Ferko menjadi langkah awal memperkuat kerja sama ketenagakerjaan antara kedua negara di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di negara itu.
Kementerian P2MI melihat Slowakia sebagai pasar yang perlu dikembangkan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di negara tersebut. Jumlah pekerja migran Indonesia yang ditempatkan di Slowakia menunjukkan tren positif, meskipun masih berada di bawah 1.000 orang setiap tahun. Kebutuhan tenaga kerja di negara Eropa tersebut saat ini didominasi sektor manufaktur, terutama karena keberadaan sejumlah perusahaan otomotif global yang memiliki fasilitas produksi di sana.
Perusahaan-perusahaan tersebut, seperti Volkswagen, Kia, dan Volvo, memerlukan tenaga kerja terampil untuk mendukung kegiatan produksi mereka. Indonesia telah memiliki program SMK Go Global yang dirancang untuk menyiapkan tenaga kerja dengan keterampilan, sertifikasi, dan kesiapan kerja sesuai kebutuhan industri di berbagai negara tujuan.
Sementara itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 pada 29 Juli hingga 12 Agustus 2026. Pelatihan dari pemerintah ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMA/MA atau SMK. Tujuan utama dari program ini ialah membekali peserta dengan kompetensi teknis dan nonteknis (soft skills) yang relevan, tersertifikasi, dan aplikatif sebagai modal untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
Di lain pihak, Komisi IX DPR RI menargetkan proses penyusun dan pembahasan draf awal Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan di tingkat Panitia Kerja (Panja) rampung pada pekan ini. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mengatakan, Panja tengah memfokuskan penggodokan RUU Ketenagakerjaan agar target tersebut tercapai.
Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia mengingatkan DPR RI agar serius membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan agar tidak menyebabkan gelombang unjuk rasa yang dapat meningkat jadi kericuhan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea usai bertemu pimpinan DPR dan Panitia Kerja (Panja) RUU Ketenagakerjaan, Senin (3/8/2026).
Koalisi buruh tidak ingin pembahasan RUU Ketenagakerjaan kembali memicu gelombang demonstrasi berjilid-jilid dan ditolak oleh publik. Menurut Andi, komunikasi yang terbuka antara DPR, pemerintah, dan serikat buruh menjadi kunci agar pembahasan RUU Ketenagakerjaan berjalan kondusif hingga selesai.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) juga memberikan kemudahan bagi pekerja untuk memantau status pengajuan pencairan dana melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Pemeriksaan ini dapat dilakukan khusus untuk pengajuan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).
Dalam beberapa waktu terakhir, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui berbagai program pelatihan dan penempatan pekerja migran. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia dapat memiliki kesempatan kerja yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
