Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program Makan Bergizi Gratis Diperketat

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 26 Juli 2026 | Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

Langkah tegas ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan penyedia makanan bergizi bagi masyarakat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Sudaryono menegaskan bahwa seluruh SPPG wajib memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, kebersihan, hingga tata kelola operasional.

Baca juga:

Dapur MBG yang tidak memenuhi ketentuan akan terlebih dahulu dibina dan dievaluasi. Namun, apabila tidak menunjukkan perbaikan, operasionalnya akan dihentikan. Kebijakan tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap kelalaian yang berpotensi mengganggu kualitas Program Makan Bergizi Gratis.

Sudaryono menjabat sebagai Kepala BGN setelah Nanik S Deyang mengundurkan diri dari jabatannya karena harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri. Posisi tersebut diisi oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN baru.

Di sisi lain, pemerintah merencanakan efisiensi anggaran program MBG tahun 2026 dari Rp 268 triliun menjadi Rp 229 triliun, atau berkurang sebesar Rp 39 triliun melalui langkah pemangkasan. Pertemuan untuk membahas kelanjutan pemangkasan anggaran program MBG pekan depan akan dijadwalkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono.

Baca juga:

Presiden Prabowo Subianto didesak untuk mulai membagi tugas pengawasan program MBG kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Terkait pemangkasan anggaran MBG, Purbaya mengaku belum bisa memastikan besaran pasti nominal yang akan dipotong dari program prioritas pemerintah tersebut.

Langkah ini juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program prioritas pemerintah tersebut. Sudaryono menegaskan bahwa setiap SPPG memiliki kewajiban untuk menjalankan operasional sesuai standar yang telah ditetapkan BGN.

Komite pengawasan dan evaluasi program MBG juga akan ditingkatkan untuk memastikan bahwa program tersebut berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Dengan demikian, diharapkan program MBG dapat berjalan efektif dan efisien dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga:

Kesimpulan, dengan penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Pemerintah berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap SPPG dan memastikan bahwa program MBG berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *