Pemeliharaan Jalan Tol Jakarta-Tangerang: Meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 04 Juni 2026 | PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) melaksanakan pekerjaan rekonstruksi dan pemeliharaan Scraping, Filling, and Overlay (SFO) di Ruas Jalan Tol Jakarta-Tangerang. Pekerjaan ini bertujuan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

Pekerjaan pemeliharaan ini dijadwalkan berlangsung selama satu minggu, yaitu pada periode 1-7 Juni 2026, dengan lokasi pekerjaan tersebar pada sejumlah titik di KM 9 hingga KM 21 arah Jakarta maupun Tangerang, termasuk akses Off Ramp Kebon Jeruk.

Baca juga:

PT JMTM telah menyusun jadwal pekerjaan secara terstruktur dan mengerahkan sumber daya yang terbagi ke dalam beberapa tim spesialis di lapangan. Tim yang diturunkan terdiri atas 3 tim Rekonstruksi, 1 tim SFO, 3-4 tim Patching Hotmix, 2 tim Coldmix, serta 1 tim khusus pengecatan Guardrail.

Pada pekerjaan SFO yang dilaksanakan di Jalur A dan Jalur B, PT JMTM akan melakukan penanganan sepanjang 1.870 meter dengan kebutuhan material hotmix mencapai 1.206 ton. Pekerjaan tersebut tersebar pada 16 titik pekerjaan yang berlokasi di KM 9 hingga KM 21.

Sementara itu, pekerjaan rekonstruksi perkerasan akan dilakukan pada Jalur A, Jalur B, dan akses jalan dengan total panjang penanganan mencapai 415 meter yang mencakup penggantian 83 slab beton pada 13 titik pekerjaan di KM 9 hingga KM 21 serta area Off Ramp Kebon Jeruk.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja dan mitigasi risiko secara ketat. Pelaksanaan pekerjaan ini juga dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi intensif bersama berbagai pemangku kepentingan, antara lain RO 2, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Area Jakarta-Tangerang dan Dalam Kota, Patroli Jalan Raya (PJR) wilayah Jakarta-Tangerang, Marga Lingkar Jakarta (MLJ), Marga Mandalasakti (MMS), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait, serta Polres Metro Jakarta Barat.

Baca juga:

Terkait pengaturan lalu lintas selama masa pekerjaan, PT JMTM mengoptimalkan pemanfaatan bahu jalan sebagai jalur pengalihan arus kendaraan. Selain itu, guna mengantisipasi kepadatan pada jam-jam sibuk, telah disiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa contraflow yang akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas di Ruas Tol Jakarta-Tangerang.

Pengamanan area kerja juga dilakukan melalui pemasangan rambu-rambu sesuai standar, traffic cone, warning light, serta penempatan personel K3 dan flagman di setiap titik pekerjaan.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menyampaikan bahwa kegiatan pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Pemeliharaan jalan tol secara berkala merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga pemenuhan Standar Pelayanan Minimal. Kami telah menyiapkan berbagai strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.

Baca juga:

Kami juga mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan ini. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas di sekitar area pekerjaan.

Kesimpulan, pemeliharaan jalan tol Jakarta-Tangerang dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan pekerjaan rekonstruksi dan SFO, PT JMTM berkomitmen untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan tol dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *