PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 April 2026 | Dua mantan perdana menteri Israel, Naftali Bennett dan Yair Lapid, mengumumkan pembentukan aliansi politik baru menjelang pemilihan umum yang diperkirakan akan digelar pada akhir tahun 2026. Aliansi yang diberi nama “Together” ini menargetkan dominasi Benjamin Netanyahu yang telah memegang jabatan perdana menteri selama lebih dari satu dekade.
Pernyataan bersama disiarkan secara langsung dari Herzliya pada Minggu malam waktu setempat. Bennett, yang dikenal sebagai tokoh kanan konservatif, menyatakan, “Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa malam ini, bersama sahabat saya Yair Lapid, kami mengambil langkah paling Zionis dan patriotik untuk negara kami.” Lapid, yang berada di spektrum tengah, menambahkan bahwa kepercayaan antara keduanya menjadi dasar utama koalisi tersebut.
Koalisi Together menggabungkan partai Yesh Atid (There is a Future) milik Lapid dengan koalisi yang dipimpin Bennett pada pemilu 2026. Dalam struktur baru ini, Bennett ditetapkan sebagai pemimpin partai, sementara Lapid akan memegang peran strategis dalam kampanye. Kedua tokoh menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah menyatukan blok oposisi yang selama ini terpecah-pecah, mengakhiri perpecahan internal, dan memusatkan upaya pada kemenangan pemilu.
Langkah ini tidak lepas dari konteks politik Israel yang semakin tertekan. Netanyahu kembali berkuasa setelah kemenangan pada pemilu November 2022 dan membentuk pemerintahan paling kanan dalam sejarah negara tersebut. Namun, serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 serta operasi militer di Gaza menurunkan popularitas pemerintahannya. Kritik terhadap penanganan konflik, termasuk keputusan gencatan senjata dua minggu dengan Iran yang disebut Lapid sebagai “bencana politik”, memperlemah posisi Netanyahu di mata publik.
Selain agenda elektoral, Bennett menjanjikan pembentukan komisi penyelidikan nasional jika terpilih. Komisi tersebut akan meneliti apa yang ia sebut sebagai kegagalan pemerintah dalam mencegah serangan Hamas, sebuah tuduhan yang selama ini ditolak oleh kabinet Netanyahu.
Koalisi ini juga mengingatkan pada kerja sama sebelumnya antara Bennett dan Lapid pada periode 2021-2022, ketika mereka berhasil menghentikan 12 tahun kekuasaan Netanyahu. Meskipun pemerintah koalisi itu hanya bertahan sekitar 18 bulan, keberhasilannya memberikan pengalaman strategis yang kini mereka manfaatkan kembali.
Berbagai jajak pendapat terbaru menunjukkan dinamika persaingan yang ketat. Survei oleh N12 News Israel pada 23 April mencatat bahwa Bennett diperkirakan akan meraih 21 kursi di Knesset yang terdiri dari 120 kursi, sedangkan Likud milik Netanyahu diprediksi memperoleh 25 kursi. Angka-angka ini sejalan dengan hasil survei lain yang menempatkan Bennett sebagai kandidat utama oposisi.
Berikut rangkuman poin utama aliansi baru ini:
- Nama aliansi: Together
- Pemimpin: Naftali Bennett
- Koalisi partai: Yesh Atid (Lapid) + partai Bennett
- Target utama: Mengakhiri dominasi Benjamin Netanyahu
- Agenda tambahan: Komisi penyelidikan serangan Hamas 2023
Jika aliansi ini berhasil memperoleh mayoritas kursi, Israel berpotensi memasuki fase politik baru yang lebih moderat. Namun, tantangan tetap besar. Koalisi koalisi sebelumnya menunjukkan bahwa keberlangsungan pemerintahan yang melibatkan kedua tokoh tersebut masih rentan terhadap perpecahan internal dan tekanan eksternal.
Keberhasilan atau kegagalan Koalisi Together akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan mereka dalam menyatukan spektrum politik yang beragam, mengatasi keraguan pemilih, dan menyajikan alternatif kebijakan yang kredibel dalam menghadapi konflik regional yang terus bergejolak.
Dengan pemilu yang semakin dekat, dinamika politik Israel berada pada titik krusial. Koalisi Together berpotensi menjadi faktor penentu apakah Israel akan tetap berada di bawah kepemimpinan kanan ekstrem atau beralih ke pemerintahan yang lebih berimbang.
Seiring kampanye semakin intens, mata dunia akan terus memantau bagaimana Bennett dan Lapid mengelola harapan publik serta menanggapi tantangan keamanan yang terus muncul.
