Sheikh Hasina, Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Menghadapi Ancaman Penangkapan dan Sitaan Aset

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 17 Juli 2026 | Bangladesh telah menyita aset senilai $6,2 miliar yang terkait dengan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina, keluarganya, dan beberapa kelompok bisnis besar. Penyitaan ini merupakan bagian dari penyelidikan korupsi dan pencucian uang yang melibatkan Hasina dan orang-orang terdekatnya.

Sheikh Hasina, yang telah hidup di pengasingan di India sejak digulingkan pada tahun 2024, telah mengumumkan rencananya untuk kembali ke Bangladesh pada bulan Desember, meskipun menghadapi ancaman penangkapan dan hukuman mati. Ia telah dihukum mati oleh pengadilan Bangladesh karena kejahatan terhadap kemanusiaan selama pemberontakan pada tahun 2024.

Baca juga:

Menteri Dalam Negeri Bangladesh, Salahuddin Ahmed, telah menyatakan bahwa pemerintah akan menangkap Hasina jika ia kembali ke negara tersebut. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah ingin Hasina diekstradisi dari India berdasarkan perjanjian bilateral antara kedua negara.

Sementara itu, partai politik Hasina, Bangladesh Awami League, juga akan menghadapi persidangan. Partai ini telah dilarang di Bangladesh setelah Hasina digulingkan.

Baca juga:

Penyitaan aset dan ancaman penangkapan terhadap Hasina telah meningkatkan ketegangan politik di Bangladesh. Banyak yang khawatir bahwa kembalinya Hasina dapat memicu kekerasan dan ketidakstabilan di negara tersebut.

Sheikh Hasina sendiri telah menyatakan bahwa ia tidak takut dengan ancaman penangkapan dan hukuman mati. Ia percaya bahwa kembalinya ke Bangladesh dapat membantu memulihkan demokrasi dan keadilan di negara tersebut.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *