PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 12 Agustus 2026 | Presiden Prabowo Subianto tidak berencana melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam jumpa pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Prasetyo menegaskan bahwa jika ada rencana reshuffle, Presiden akan memprioritaskan pengisian jabatan yang saat ini masih kosong.
Kursi Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamenimipas) belum terisi sejak Silmy Karim ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dugaan pemerasan pada Juni 2026 lalu. Sementara itu, posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) ditinggalkan Sudaryono setelah ia dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada akhir Juli 2026.
Prasetyo menekankan bahwa evaluasi kinerja para menteri terus berjalan, tetapi hal ini tidak selalu berujung dengan adanya reshuffle. Ia menegaskan bahwa Presiden belum berencana melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Menurut Prasetyo, evaluasi dan pengawasan terhadap jajaran kabinet dilakukan secara rutin untuk memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan sesuai target.
Speculasi tentang reshuffle kabinet telah beredar beberapa waktu terakhir, terutama menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Namun, Istana Kepresidenan telah beberapa kali menyangkal adanya rencana reshuffle. Prasetyo kembali menegaskan bahwa Presiden belum berencana melakukan perombakan kabinet dan akan memprioritaskan pengisian jabatan yang masih kosong jika reshuffle dilakukan.
Kesimpulan dari pernyataan Prasetyo adalah bahwa tidak ada rencana reshuffle kabinet Merah Putih dalam waktu dekat. Prioritas Presiden adalah mengisi jabatan yang masih kosong dan memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan sesuai target.
