PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Agustus 2026 | Pertengahan Agustus menjadi saat yang dinantikan oleh para ilmuwan dan pengamat langit karena merupakan waktu terjadinya puncak hujan meteor Perseid. Fenomena ini terjadi ketika Bumi melintasi material sisa dari Komet 109P/Swift-Tuttle, sehingga debu dan material tersebut memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi dan memanas hingga menghasilkan jejak cahaya yang terlihat sebagai meteor.
Hujan meteor Perseid dikenal sebagai salah satu hujan meteor yang menarik untuk diamati karena memiliki meteor yang terang dan aktivitas yang cukup tinggi. Puncak hujan meteor ini dapat menghasilkan sekitar 60 hingga 100 meteor per jam pada saat puncaknya. Waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor Perseid adalah pada malam sebelum dan sesudah puncaknya, karena pengamatan dapat dilakukan sejak langit gelap hingga menjelang pagi.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan bahwa puncak hujan meteor Perseid dapat diamati pada pukul 00.00 hingga 04.00 WIB, dan bahwa fenomena ini terjadi setiap tahun ketika Bumi berpapasan dengan sisa debu komet. Hujan meteor Perseid meninggalkan jejak cahaya dan warna yang panjang di belakangnya saat melewati atmosfer Bumi.
Selain hujan meteor Perseid, pertengahan Agustus juga merupakan waktu terjadinya gerhana matahari total di belahan bumi utara. Namun, fenomena astronomi seperti gerhana matahari tidak memengaruhi gravitasi Bumi secara keseluruhan. Gaya tarik gravitasi dari matahari dan bulan memang memengaruhi gaya pasang surut air laut di Bumi, namun efek fisik ini sepenuhnya normal dan dapat diprediksi secara akurat hingga beberapa dekade ke depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, rumor tentang hilangnya gravitasi Bumi secara singkat telah beredar luas di media sosial. Namun, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah membantah klaim palsu tersebut, menjelaskan bahwa kekuatan gravitasi sebuah planet tidak dapat dimatikan atau hilang begitu saja secara tiba-tiba tanpa sebab yang masif.
Kesimpulan dari fenomena hujan meteor Perseid dan gerhana matahari total adalah bahwa keduanya merupakan fenomena alam yang menarik dan dapat diprediksi secara akurat. Oleh karena itu, para ilmuwan dan pengamat langit dapat menikmati keindahan langit malam dan mempelajari fenomena-fenomena tersebut dengan lebih baik.
