PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Agustus 2026 | Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, telah menggelar rapat bersama jajaran Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk membahas perkembangan dan berbagai keluhan masyarakat terkait LRT City. Dalam pertemuan tersebut, Dony menekankan pentingnya tindak lanjut Adhi Karya terhadap berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat.
Menurut Dony, penyelesaian persoalan perlu dilakukan secara cepat dengan tetap membangun komunikasi yang baik dengan para penghuni. "Semua keluhan masyarakat perlu segera ditindaklanjuti. Komunikasi dengan penghuni juga perlu diperkuat, agar persoalan yang ada bisa segera diselesaikan," ujar Dony.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya BP BUMN dan Danantara memastikan berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat mendapat perhatian dan segera ditindaklanjuti. Adhi Karya juga didorong untuk memperkuat komunikasi dengan penghuni dan pemangku kepentingan terkait.
LRT City merupakan bagian dari pengembangan kawasan hunian terintegrasi yang terhubung dengan infrastruktur transportasi massal. Seiring dengan pengembangan kawasan, penyelesaian aspirasi dan keluhan masyarakat menjadi penting agar pembangunan dapat memberikan manfaat dan kenyamanan bagi penghuni.
BP BUMN dan Danantara mendorong Adhi Karya memastikan pengelolaan kawasan berjalan secara bertanggung jawab. Pembangunan tidak hanya perlu diselesaikan secara fisik, tetapi juga harus memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi masyarakat.
Proyek LRT City di Tebet, Ciracas, dan Cibubur tertunda akibat likuiditas ADCP; perusahaan menawarkan relokasi, pinjam pakai unit, dan mencari kerja sama investor. Adhi Karya juga diminta untuk memberi kepastian kepada konsumen, memperkuat komunikasi dengan penghuni, serta memastikan pengelolaan kawasan berjalan bertanggung jawab.
Kesimpulan, Dony Oskaria meminta Adhi Karya untuk menyelesaikan keluhan masyarakat dan memperkuat komunikasi dengan penghuni dan pemangku kepentingan terkait. BP BUMN dan Danantara mendorong Adhi Karya memastikan pengelolaan kawasan berjalan secara bertanggung jawab dan memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi masyarakat.
