Harga Minyak Dunia Turun Drastis Setelah Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 03 Agustus 2026 | Harga minyak dunia mengalami penurunan drastis setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran. Harga minyak mentah Brent anjlok lebih dari 6% ke level US$ 82,41 per barel, sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 4,5% menjadi US$ 80,89 per barel.

Penurunan harga minyak ini terjadi setelah Trump mengumumkan bahwa ia telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran karena permintaan dari Teheran dan negara-negara lain di Timur Tengah. Trump juga menyatakan bahwa ia akan melakukan perundingan dengan Iran untuk mencapai kesepakatan yang dapat membuka kembali Selat Hormuz dan menyelesaikan masalah program nuklir Iran.

Baca juga:

Penurunan harga minyak ini menjadi angin segar bagi negara-negara pengimpor minyak, termasuk Indonesia. Harga minyak yang lebih rendah dapat mengurangi beban subsidi energi dan menekan biaya impor migas nasional.

Selain itu, harga emas dunia juga mengalami peningkatan setelah harga minyak turun. Harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.053,37 per ons, sedangkan kontrak berjangka emas menguat 0,1% ke US$ 4.108,70 per ons.

Baca juga:

Penurunan harga minyak dan peningkatan harga emas ini menjadi bukti bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah dapat mempengaruhi harga komoditas dunia. Oleh karena itu, para investor dan pelaku pasar harus terus memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut untuk membuat keputusan yang tepat.

Kesimpulan, penurunan harga minyak dunia setelah Donald Trump membatalkan serangan ke Iran merupakan bukti bahwa situasi geopolitik dapat mempengaruhi harga komoditas. Oleh karena itu, para investor dan pelaku pasar harus terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah untuk membuat keputusan yang tepat.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *