PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 07 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan sesi I Jumat (5/6/2026). IHSG turun 4,20% ke level 5.594,76, seiring aksi jual yang masih membayangi saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot 6,45% ke level Rp 5.075 per saham dari posisi penutupan sebelumnya. Saham Bank Mandiri (BMRI) anjlok 3,27% di level Rp 3.840 per saham. Saham Bank Negara Indonesia (BBNI) juga turun sebesar 6,14% menjadi Rp 3.210 per saham.
Menurut data Philips Sekuritas, aksi jual bersih investor asing mencapai Rp 3,71 triliun dan menyebabkan akumulasi tahun berjalan sebesar Rp 72,21 triliun. Total transaksi pasar mencapai Rp 31,71 triliun dengan 656 saham mengalami penurunan harga selama sesi perdagangan tersebut.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya tekanan inflasi global dan volatilitas pasar keuangan yang dipicu ketidakpastian ekonomi dunia.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan penilaian tersebut merupakan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan OJK yang digelar pada 26 Mei 2026.
Sementara itu, saham BMRI masih direkomendasikan buy oleh analis dengan target harga Rp 8.826,79 per saham. Ini artinya investor masih bisa menaguk cuan 73,9% dari target rata-rata analis.
Dalam kesempatan lain, Bank Mandiri juga menghadirkan solusi transaksi digital terintegrasi selama turnamen golf junior internasional di Indonesia.
Turnamen golf junior internasional di Indonesia dinilai dapat meningkatkan kualitas kompetisi golf di Indonesia dan memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional yang berkualitas dan berdaya saing global.
Kesimpulan, IHSG masih terpuruk akibat aksi jual investor asing dan pelemahan saham bank besar. Namun, OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga. Saham BMRI masih direkomendasikan buy oleh analis dengan target harga yang menguntungkan.
