PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Mei 2026 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BRI memperkuat layanan investasi bagi nasabah. Melalui kolaborasi dengan Syailendra Capital, produk reksa dana syariah kini dapat diakses melalui super apps BRImo maupun kantor cabang BRI di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menjelaskan bahwa kerja sama ini memperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang. Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, BRI ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan tepercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat.
Masyarakat bisa mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital, yaitu Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). SSMMF merupakan reksa dana pasar uang syariah dengan komposisi investasi berupa instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah serta jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun. Sementara itu, SSFIF merupakan reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada instrumen obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi.
BRI juga terus mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga April 2026, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp65,95 triliun kepada sekitar 1,3 juta debitur di seluruh Indonesia. Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor produksi, meliputi pertanian, perikanan, dan industri pengolahan, dengan porsi mencapai 66,47%. Dari total tersebut, sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan penyaluran mencapai Rp27,95 triliun atau setara 42,38%.
Di samping itu, BRI juga menjalankan kegiatan sosial pada momentum Idul Adha 1447 H/2026. BRI Group mendistribusikan lebih dari 5000 hewan kurban berupa sapi dan kambing/domba yang disalurkan melalui Perusahaan Anak BRI Group, YBM BRILiaN dan Bapekis BRI di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus wujud nyata komitmen BRI dalam memperkuat nilai kepedulian sosial, gotong royong, serta semangat berbagi kepada masyarakat.
Group CEO BRI Hery Gunardi mengungkapkan bahwa momentum Idul Adha menjadi pengingat penting mengenai nilai kepedulian, gotong royong, dan semangat berbagi kepada sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan pangan di berbagai wilayah Indonesia.
Terlepas dari upaya tersebut, kinerja BRI pada semester I-2026 masih terpengaruh oleh tekanan ekonomi. Laba bersih BRI tumbuh 5,91% yoy menjadi Rp 15,89 triliun, dengan catatan NII dan kredit tumbuh masing-masing 7,49% yoy menjadi Rp 39,37 triliun dan 10,22% yoy menjadi Rp 19,41 triliun. Meskipun demikian, BRI tetap fokus pada strategi penguatan ekosistem yang dijalankan secara terintegrasi di seluruh segmen bisnis, termasuk dalam menyokong program pemerintah.
Dalam kesimpulan, BRI terus berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi syariah, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan sosial. Dengan demikian, BRI memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar ekonomi nasional yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga terus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara konsisten.
