PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 15 Juni 2026 | Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang memberi peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk bangkit serta kembali masuk ke dalam ekosistem keuangan formal.
Menurut Dasco, masih banyak pelaku UMKM yang sebenarnya produktif, tetapi kehilangan akses pembiayaan akibat kredit macet lama yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Di lapangan, sering ditemukan pedagang, nelayan, petani, atau pelaku usaha kecil yang usahanya masih berjalan, tetapi tidak bisa memperoleh pembiayaan hanya karena tunggakan lama yang belum terselesaikan.
Karena itu, Dasco menilai kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena dapat mendorong pelaku UMKM mencari sumber pendanaan alternatif dengan biaya lebih mahal dan risiko yang lebih tinggi.
Ia mengatakan salah satu terobosan penting dalam revisi UU P2SK adalah memperluas dasar hukum penghapusan tagih kredit macet UMKM yang tidak lagi terbatas pada bank-bank BUMN, tetapi juga mencakup bank pembangunan daerah (BPD) dan lembaga keuangan nonbank milik pemerintah daerah.
Sementara itu, Bank Rakyat Indonesia (BRI) berencana melakukan pembelian kembali saham atau buyback senilai Rp500 miliar di tengah dorongan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melakukan buyback untuk membantu menjaga stabilitas pasar keuangan.
Dasco juga menyambut baik langkah Bank Indonesia (BI) dalam memperluas penggunaan mata uang lokal pada transaksi internasional guna memperkuat posisi rupiah dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
Ia menyatakan kesepakatan antara BI dan People’s Bank of China (PBOC) membuka ruang yang lebih luas bagi penggunaan rupiah dan renminbi dalam transaksi antara Indonesia, China Daratan, dan Hong Kong sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
Dasco yakin nilai tukar rupiah akan kembali menguat setelah BI melakukan berbagai kebijakan, termasuk kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) antara BI dan PBOC.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Local Currency Transaction (LCT) diperluas mencakup wilayah Hong Kong, sehingga transaksi antara pengusaha China dan Indonesia bisa menggunakan QRIS antaranegara.
Dasco menyatakan sistem ini sudah melibatkan 191 penyedia layanan di China dan 24 di Indonesia semuanya terhubung, sehingga mempermudah transaksi export-import Indonesia dengan China yang pada 2025 mencapai USD$154,5 miliar dengan menggunakan LCT, yakni rupiah dengan remimbi tanpa bergantung lagi dengan dollar Amerika Serikat.
