Dolar Hari Ini: Berita Terkini tentang Dolar AS dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Juni 2026 | Pasar valas hari ini menyaksikan dollar AS mengalami tekanan setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan. Hal ini menyebabkan dollar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama, termasuk euro dan yen Jepang.

Di India, Karur Vysya Bank baru-baru ini meningkatkan suku bunga deposito FCNR (B) dolar AS untuk jangka waktu 3-5 tahun menjadi 7 persen per tahun, meningkat dari 2,63 persen per tahun sebelumnya. Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak deposito valuta asing dan mendukung inisiatif RBI untuk meningkatkan arus valuta asing ke negara tersebut.

Baca juga:

Sementara itu, rupee India diperkirakan akan rata-rata sekitar 96 per dolar AS pada FY27, meskipun ada risiko penurunan karena potensi apresiasi dolar AS dan kenaikan suku bunga. Menurut laporan dari Motilal Oswal, rupee telah melemah tajam pada April-Mei 2026, tetapi telah pulih sekitar 1,3 persen dari titik terendahnya pada 9 Juni 2026.

Di sektor lain, Bharat Forge telah memasuki industri semikonduktor senilai miliaran dolar dan bekerja sama dengan tiga dari lima produsen semikonduktor teratas di dunia. Perusahaan ini berencana untuk memproduksi komponen untuk mesin litografi, yang merupakan komponen kritis dalam peralatan pembuatan chip.

Baca juga:

Harga emas dan perak juga mengalami tekanan sebelum data CPI AS hari ini. Emas telah turun tajam pada hari Rabu karena kenaikan harga minyak dan dolar AS. Sementara itu, perak juga mengalami tekanan karena dolar AS yang lebih kuat dan harapan akan kenaikan suku bunga oleh Fed.

Pejabat Bea Cukai juga mengaku terkejut dengan “titipan” Rp 1 miliar dari pihak kargo. Kasus ini terkait dengan dugaan suap impor dan sedang diselidiki oleh jaksa.

Baca juga:

Kesimpulan, dolar hari ini terus mengalami fluktuasi karena berbagai faktor, termasuk data inflasi AS, keputusan suku bunga, dan perkembangan di sektor valuta asing. Perusahaan-perusahaan seperti Karur Vysya Bank dan Bharat Forge juga terus berupaya untuk meningkatkan posisi mereka di pasar valuta asing dan industri semikonduktor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *