Harga BBM Pertamina Stabil, Pemerintah Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 26 Juli 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih stabil hingga Sabtu, 25 Juli 2026. Seluruh harga mengacu pada penyesuaian yang berlaku sejak awal Juli 2026. Sebelumnya, mulai 1 Juli 2026, Pertamina, Shell, dan BP menurunkan harga BBM jenis diesel.

Daftar harga BBM Pertamina yang berlaku per 23 Juli 2026 adalah sebagai berikut: Solar (CN 48) Rp6.800 per liter, Pertalite (RON 90) Rp10.000 per liter, Pertamax (RON 92) Rp16.250 per liter, Pertamax Green (RON 95) Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo (RON 98) Rp19.300 per liter, Dexlite (CN 51) Rp19.700 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) Rp21.150 per liter.

Baca juga:

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tetap berkomitmen menjaga harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2026.

Purbaya menjelaskan pihaknya ingin memastikan bahwa BBM subsidi dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerima sehingga volume penyalurannya juga dapat terkendali. Ia menyebut saat ini BBM subsidi seperti Pertalite maupun LPG 3 kg masih banyak digunakan oleh kelompok masyarakat kelas menengah ke atas.

Baca juga:

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru distribusi BBM subsidi supaya lebih tepat sasaran, salah satunya mencakup pembatasan pembelian Pertalite dan Solar subsidi atau Biosolar. Pembatasan itu akan dilakukan berdasarkan jenis kendaraan dan kapasitas mesin atau cubic centimeter (CC) kendaraan.

Lonjakan harga minyak dunia yang kembali menembus level US$100 per barel memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat, terutama terkait nasib harga BBM bersubsidi seperti Pertalite. Purbaya memastikan pemerintah belum memiliki rencana menambah kuota BBM bersubsidi usai melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri.

Baca juga:

Pemerintah fokus pada penyaluran BBM bersubsidi yang tepat sasaran sehingga konsumsi tetap terkendali. Purbaya menegaskan bahwa postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah disusun dengan mempertimbangkan kemungkinan harga minyak berada di kisaran tersebut.

Dalam kesimpulan, harga BBM Pertamina masih stabil dan pemerintah berkomitmen menjaga harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau. Pemerintah juga fokus pada penyaluran BBM bersubsidi yang tepat sasaran untuk menghindari pemborosan dan memastikan bahwa BBM subsidi dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *