Imbal Hasil Investasi Meningkat, Fidelity Ajukan ETF Ethereum dengan Fitur Staking

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 14 Agustus 2026 | Investasi di pasar kripto terus berkembang, dan salah satu cara untuk meningkatkan imbal hasil investasi adalah dengan memanfaatkan fitur staking. Fidelity, salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia, baru-baru ini mengajukan permohonan kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mengizinkan fitur staking di dalam ETF Ethereum spot miliknya.

Proposal staking ETF Ethereum Fidelity berfokus pada produk Fidelity Ethereum Fund (FETH) dan masih memerlukan persetujuan regulator. Jika disetujui, perubahan tersebut memungkinkan dana tersebut memperoleh imbalan staking dan membuka peluang agar hasil tersebut dapat diteruskan kepada investor.

Baca juga:

Staking adalah proses mengunci Ethereum untuk membantu mengamankan jaringan blockchain dan sebagai imbalannya memperoleh reward secara berkala. Bagi sebuah dana investasi, hal ini berarti aset Ethereum yang dimiliki dapat menghasilkan pendapatan, bukan hanya disimpan secara pasif.

Sementara itu, di bidang perdagangan internasional, Indonesia baru-baru ini mendapatkan tarif imbal balik dari Amerika Serikat sebesar 10 persen. Tarif ini merupakan hasil investigasi AS melalui mekanisme Section 301 terkait isu forced labor atau kerja paksa.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan bahwa tarif tersebut berlaku selama 150 hari dan berakhir pada 24 Juli 2026. Setelah periode tersebut berakhir, pemerintah AS melakukan investigasi atau inisiasi melalui Section 301 terhadap sejumlah negara terkait dua isu, yakni forced labor dan excess production.

Baca juga:

Untuk isu forced labor, investigasi telah selesai dilakukan dan hasilnya menetapkan tarif berbeda terhadap negara-negara yang menjadi obyek investigasi. Indonesia mendapatkan tarif sebesar 10 persen, yang relatif ringan dibandingkan dengan negara lain.

Langkah Fidelity ini dipandang sebagai upaya untuk membuat ETF Ethereum spot lebih kompetitif dibanding produk sejenis di pasar. Dengan adanya staking, investor ETF Ethereum berpotensi memperoleh manfaat tambahan di luar kenaikan harga ETH, sehingga daya tarik produk bisa meningkat, terutama bagi investor institusi yang mencari eksposur kripto dengan potensi pendapatan tambahan.

Pemerintah Indonesia juga terus mengupayakan tarif yang lebih rendah, termasuk peluang menuju tarif nol persen. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan ekspor dan meningkatkan perekonomian nasional.

Baca juga:

Dalam beberapa tahun terakhir, investasi di pasar kripto telah menjadi semakin populer, dan banyak investor yang mencari cara untuk meningkatkan imbal hasil investasi mereka. Dengan adanya fitur staking, investor dapat memperoleh pendapatan tambahan dari investasi mereka, sehingga membuat investasi di pasar kripto menjadi lebih menarik.

Kesimpulan, imbal hasil investasi di pasar kripto dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan fitur staking. Fidelity telah mengajukan permohonan untuk mengizinkan fitur staking di dalam ETF Ethereum spot miliknya, dan jika disetujui, ini dapat membuka peluang bagi investor untuk memperoleh pendapatan tambahan. Sementara itu, pemerintah Indonesia terus mengupayakan tarif yang lebih rendah untuk meningkatkan ekspor dan perekonomian nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *