PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 28 Juli 2026 | Pasar saham Korea Selatan mengalami penurunan yang signifikan pada hari Selasa, dengan indeks Kospi jatuh lebih dari 10% karena investor membuang saham teknologi akibat kekhawatiran tentang investasi artificial intelligence (AI).
Setelah membuka 5,26% lebih rendah, indeks Komposit Harga Saham Korea (KOSPI) memperluas kerugian, jatuh 580,04 poin, atau 8,59%, menjadi 6.175,71 pada pukul 11:20 pagi waktu setempat.
Bursa Efek Korea (KRX) memicu circuit breaker pasar-wide pada pukul 10:14 pagi setelah KOSPI anjlok lebih dari 8% dari penutupan sesi sebelumnya, dilaporkan oleh Yonhap news agency.
Sentimen pasar ditarik turun oleh penurunan semalam di Wall Street karena investor tetap skeptis tentang pengeluaran besar-besaran raksasa teknologi untuk artificial intelligence (AI).
Indeks chip PHLX, yang merupakan indikator raksasa semikonduktor AS, memperluas penurunannya, jatuh 2,2%.
Di Seoul, sebagian besar saham diperdagangkan di wilayah negatif. Pembuka pasar Samsung Electronics anjlok 9,84%, dan SK hynix jatuh 11,67%.
Samsung Electro-Mechanics, afiliasi komponen elektronik dari Samsung Electronics, jatuh 15,47%, dan LG Electronics turun 7,43%.
Raksasa internet Naver jatuh 4%, dan operator seluler terkemuka SK Telecom jatuh 16,04%.
Won Korea diperdagangkan pada 1.466,3 won terhadap dolar AS pada pukul 11:20 pagi, turun 0,3 won dari penutupan perdagangan saham sehari sebelumnya.
Kospi juga terkena dampak penurunan saham teknologi global, terutama di sektor semikonduktor, karena kekhawatiran tentang investasi AI yang berlebihan dan persaingan dari industri chip Cina.
Penurunan ini menandai hari kedua berturut-turut penurunan Kospi, setelah indeks tersebut jatuh 1,4% pada hari sebelumnya.
Para analis memperingatkan bahwa penurunan ini dapat berlanjut karena kekhawatiran tentang investasi AI dan persaingan dari industri chip Cina.
Kesimpulan, penurunan Kospi yang signifikan ini menunjukkan bahwa investor harus waspada terhadap risiko investasi AI dan persaingan dari industri chip Cina.
