PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 13 Juni 2026 | Investor kawakan Lo Kheng Hong memanfaatkan pelemahan harga saham untuk menambah koleksi saham di portofolionya. Di tengah koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak Februari 2026, Lo tercatat terus mengakumulasi saham PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), dan PT Intiland Development Tbk (DILD).
Berdasarkan data kepemilikan efek di atas 5% yang tercatat dalam Single Investor Identification (SID) publik, Lo Kheng Hong terus menambah kepemilikannya di sejumlah saham sepanjang Februari hingga Juni 2026. Pada saham PT ABM Investama Tbk (ABMM), kepemilikan Lo meningkat dari 154,53 juta saham atau setara 5,61% pada 9 Februari 2026 menjadi 155,72 juta saham atau 5,66% per 5 Juni 2026.
Lo Kheng Hong juga tercatat mempertahankan statusnya sebagai salah satu pemegang saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) dengan kepemilikan jumbo. Tercatat, pria yang mendapat julukan Warren Buffett Indonesia itu memegang 196,76 juta lembar saham PGAS, setara dengan 0,81%.
Sementara itu, pada saham PT Intiland Development Tbk (DILD) kepemilikannya bertambah dari 696,04 juta saham atau 6,71% pada 5 Maret 2026 menjadi 761,13 juta saham atau 7,34% per 5 Juni 2026. Di sisi lain, muncul investor asing baru, Hope Diamond Management Ltd, yang mengakumulasi saham DILD hingga tembus 13,55 persen porsi modal disetor.
Menurut Lo, penurunan harga saham seharusnya dimanfaatkan investor untuk melakukan pembelian, bukan menjual saham dalam kondisi rugi. Ia menilai aksi cut loss ketika harga saham sudah jatuh justru menjadi keputusan yang kurang tepat bagi investor yang berorientasi jangka panjang.
Di tengah tekanan besar yang melanda pasar saham domestik, Lo Kheng Hong justru melihat pelemahan pasar sebagai peluang untuk menambah investasi. Dengan strategi investasi yang tepat, Lo Kheng Hong terus membuktikan dirinya sebagai salah satu investor paling sukses di Indonesia.
Kesimpulan, Lo Kheng Hong terus membuktikan kemampuan investasinya dengan memanfaatkan pelemahan harga saham untuk menambah koleksi saham di portofolionya. Dengan strategi investasi yang tepat, Lo Kheng Hong terus menjadi salah satu investor paling sukses di Indonesia.
