PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 02 Juli 2026 | Band rock legendaris, Guns N’ Roses, akan kembali ke Indonesia untuk menggelar konser yang sangat dinantikan di Madya Stadium GBK, Jakarta, pada 21 November 2026. Setelah menjalani tur dunia sepanjang 2025 di Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Amerika Latin, Guns N’ Roses terus melanjutkan perjalanannya dengan rangkaiannya di tahun ini.
Tur pada 2026 membawa Guns N’ Roses ke Meksiko dan Brazil, dan akan menyambangi negara-negara Eropa, Amerika Serikat, serta Kanada. Rangkaian tur mendatang juga mencakup penampilan spesial di LA’s Rose Bowl, menandai kembalinya Guns N’ Roses untuk pertama kalinya dalam lebih dari 30 tahun.
Rangkaian tur 2026 tidak berhenti di situ saja, Guns N’ Roses melanjutkan perjalanannya dengan kembali ke Asia. Kali ini, band beranggotakan Axl Rose (vokal, keyboard), Duff McKagan (bass), Slash (lead guitar), Dizzy Reed (keyboard), Richard Fortus (rhythm guitar), Isaac Carpenter (drum), dan Melissa Reese (keyboard) itu memilih Indonesia sebagai salah satu destinasi tur dunia.
Setelah 8 tahun silam singgah ke Indonesia, Guns N’ Roses akan kembali mengulang sejarah dengan sentuhan babak baru di Jakarta. Babak baru ini ditandai dengan dirilisnya dua single baru, Nothin dan Atlas, karya pertama Guns N’ Roses sejak 2023.
CEO Rajawali Indonesia, Anas Alimi, ungkap negosiasi panjang hampir setahun untuk hadirkan Guns N’ Roses ke Jakarta. Konser ini diharapkan dapat membawa nostalgia bagi penggemar Guns N’ Roses di Indonesia.
Guns N’ Roses adalah band rock legendaris yang telah membawa nama mereka lewat hits “Sweet Child O’Mine”, “Paradise City”, dan “Welcome to the Jungle”. Puncak kejayaan datang pada 1991 saat Use Your Illusion I & II merajai tangga album Billboard, menjadikan GNR sebagai band rock terbesar dunia kala itu.
Namun, di balik gemerlap panggung, konflik internal mulai menggerogoti. Izzy Stradlin hengkang di tengah tur dunia, disusul perselisihan antara Axl Rose dan Slash yang berujung pada perpecahan formasi klasik.
Album The Spaghetti Incident? (1993) menandai turunnya pamor GNR, sementara ketegangan antaranggota semakin memperparah keretakan. Memasuki era 2000-an, Axl Rose bertahan sebagai satu-satunya anggota asli, membentuk “New GNR” dengan wajah baru.
Album Chinese Democracy akhirnya dirilis pada 2008 setelah penantian panjang, meski menuai pro dan kontra. Pergantian personel terus terjadi, namun nama Guns N’ Roses tetap bertahan sebagai ikon rock lintas generasi.
Kini, formasi terbaru kembali menghadirkan nostalgia dengan kembalinya Slash dan Duff McKagan sejak 2016, berdampingan dengan Axl Rose, Dizzy Reed, Richard Fortus, Frank Ferrer, dan Melissa Reese. Meski perjalanan penuh drama, GNR tetap menjadi simbol kebesaran musik rock dunia.
Konser Guns N’ Roses di Jakarta diharapkan dapat membawa kegembiraan bagi penggemar di Indonesia. Dengan tur yang telah dijalani, Guns N’ Roses siap mengulang sejarah di Jakarta dan membawa pengalaman musik rock yang tak terlupakan.
