PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 30 April 2026 | Ria Ricis baru-baru ini mengumumkan keputusan pentingnya untuk menjalani operasi hidung (rhinoplasty). Dalam sebuah unggahan Instagram, ia menjelaskan bahwa prosedur tersebut tidak semata-mata demi penampilan, melainkan untuk mengatasi gangguan pernapasan yang telah mengganggunya selama lebih dari lima tahun. Ia mengaku mengalami sesak napas, tulang hidung bengkok, konka, serta polip yang memengaruhi kualitas hidupnya.
Menurut keterangan sang kreator konten, operasi melibatkan penggunaan tulang iga untuk memperbaiki struktur hidung yang melengkung hingga ke dahi. Awalnya, Ria Ricis berniat memperbaiki sinus dan polip, namun dokter menyarankan agar prosedur estetika sekaligus dilakukan. “Akhirnya sekalian ya sudah, sekalian buat estetik biar cantik,” ujarnya dengan nada ringan.
Pengumuman ini segera menuai beragam reaksi di media sosial. Banyak netizen yang memberikan dukungan, sementara sebagian lain menyuarakan keraguan, menilai bahwa keputusan tersebut tampak dipengaruhi motif estetika. Dokter Tompi menanggapi skeptisisme publik dengan menegaskan bahwa sinusitis merupakan kondisi kompleks yang dapat memerlukan intervensi bedah, dan sering kali pasien memanfaatkan kesempatan operasi untuk sekaligus melakukan perbaikan estetika.
Ria Ricis pun menanggapi kritik dengan sikap tenang. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian publik dan menegaskan bahwa proses pemulihan masih berlangsung. “Terima kasih konten‑konten mengenai rino (rhinoplasty) aku, aku nggak gpp banget kok,” tulisnya di Instagram, menambahkan bahwa ia harus tetap bekerja meski masih mengalami pembengkakan hingga 16 Mei, waktu yang disarankan dokter untuk istirahat total.
Berikut rangkuman informasi medis dan estetika yang disampaikan Ria Ricis:
- Masalah pernapasan sejak lima tahun terakhir, meliputi sesak napas, konka, dan polip.
- Prosedur meliputi perbaikan struktur tulang dengan penggunaan tulang iga.
- Tujuan medis: mengatasi sinusitis kronis dan meningkatkan aliran napas.
- Tujuan estetika: memperbaiki bentuk hidung agar lebih mancung dan proporsional.
Selain cerita tentang operasi, Ria Ricis juga terlibat dalam aksi sosial, seperti penangkapan ikan sapu‑sapu di sungai tanpa rasa enggan. Momen ini menambah citra publiknya sebagai figur yang tidak hanya fokus pada dunia hiburan, melainkan juga peduli lingkungan.
Berbicara soal biaya, banyak netizen menanyakan berapa harga prosedur rhinoplasty di Indonesia. Berdasarkan data klinik kosmetik lokal, kisaran biaya dapat dibagi menjadi tiga kategori:
| Kategori | Estimasi Biaya (Rupiah) |
|---|---|
| Rhinoplasty standar (medis) | 15‑25 juta |
| Rhinoplasty kombinasi (medis + estetika) | 25‑40 juta |
| Rhinoplasty premium di klinik internasional | 40‑70 juta |
Faktor yang memengaruhi biaya meliputi tingkat kompleksitas kelainan anatomi, penggunaan bahan graft (seperti tulang iga), reputasi dokter, serta fasilitas rumah sakit. Risiko yang tetap ada, meski prosedur tergolong aman bila dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman, meliputi infeksi, perdarahan, atau perubahan sensasi pada hidung.
Kesimpulannya, keputusan Ria Ricis untuk menjalani operasi hidung mencerminkan hubungan erat antara kesehatan dan estetika. Ia membuka ruang diskusi publik tentang pentingnya menangani masalah pernapasan secara medis, sekaligus menyoroti realitas biaya dan risiko yang harus dipertimbangkan sebelum memutuskan prosedur serupa.
