Fahmi Bo Bangkit dari Kursi Roda: Kesehatan Membaik, Usaha Kuliner Bersama Istri Meroket

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 27 April 2026 | Seorang aktor senior yang selama ini dikenal lewat peran-perannya di layar kaca, Fahmi Bo (52) kini menapaki babak baru dalam hidupnya. Setelah beberapa tahun berjuang melawan penyakit tiroid, gangguan gula, serta masalah jantung yang memaksa ia menggunakan kursi roda, kesehatan sang seniman menunjukkan tanda-tanda perbaikan yang signifikan. Kondisi fisik yang perlahan stabil memungkinkan ia kembali menata hari‑hari dengan lebih produktif, terutama dalam mengelola usaha kuliner bersama istri, Nita.

Usaha yang dijalankan pasangan ini bernama “Acar Buntut Sapi“, sebuah warung makan yang menyajikan hidangan tradisional khas Indonesia dengan sentuhan modern. Menurut Fahmi, bisnis ini bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan juga terapi emosional yang membantu ia tetap aktif meski harus beristirahat secara berkala. “Setiap kali kami menyiapkan acar atau buntut sapi, saya merasakan energi baru,” ungkapnya dalam percakapan santai di dapur warung.

Baca juga:

Meski tubuhnya masih memerlukan perawatan intensif, Fahmi tidak lagi terpuruk. Ia rutin menjalani pemeriksaan lewat layanan home visit dokter, fokus pada kestabilan kadar tiroid serta monitoring gula darah. Karena biaya pemeriksaan yang tidak murah, keluarga mengatur jadwal cek darah sebulan sekali bila dana memungkinkan. “Obat harus diminum seumur hidup, jadi kami berusaha menyesuaikan anggaran,” kata Nita, yang juga menjadi pengelola utama di dapur.

Berikut adalah rangkaian obat yang dikonsumsi Fahmi setiap hari:

  • Obat gula (antidiabetik)
  • Obat tensi
  • Obat jantung
  • Obat tiroid
  • Suplemen tambahan untuk energi

Selain menatap masa depan usahanya, Fahmi tetap menyimpan harapan untuk kembali ke panggung akting. Ia menyadari keterbatasan fisik, seperti sulit duduk lama, nyeri pada kaki saat mengangkat beban, serta kebutuhan memakai popok khusus karena incontinence. “Kalau saya bisa duduk di kursi biasa tanpa harus rebah terus, mungkin saya akan kembali berakting,” ujarnya dengan tawa ringan namun penuh tekad.

Baca juga:

Keluarga menjadi sumber motivasi utama. Fahmi mengaku sempat kehilangan semangat setelah diagnosis penyakit, namun kebersamaan dengan istri dan anak‑anaknya mengembalikan rasa percaya diri. “Saya dulu hampir menyerah, tapi kini alhamdulillah saya kembali berkumpul dengan keluarga, dan ada proyek baru bersama Nita. Itu membuat saya semangat lagi,” katanya.

Usaha Acar Buntut Sapi sendiri sudah mulai menarik perhatian warga sekitar. Menu andalan, seperti acar mentimun pedas dan buntut sapi empuk, mendapatkan pujian karena rasa yang autentik serta harga terjangkau. Bahkan beberapa pelanggan setia menyebutkan bahwa rasa masakan tersebut mengingatkan mereka pada masakan rumah nenek.

Dalam upaya memperluas pasar, Fahmi dan Nita berencana membuka cabang kedua di daerah lain, serta memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan resep-resep tradisional mereka. “Kami ingin menjadikan kuliner sebagai jembatan antara generasi, sekaligus menginspirasi orang lain yang menghadapi tantangan kesehatan,” tambah Nita.

Baca juga:

Sementara itu, dunia hiburan menantikan kabar apakah Fahmi Bo akan kembali menapaki layar lebar. Produser dan sutradara yang pernah bekerja dengannya mengakui bahwa talentanya masih sangat dibutuhkan. “Jika kondisi fisik memungkinkan, saya yakin penonton akan menyambut kembalinya Fahmi dengan antusias,” kata seorang sutradara senior.

Dengan kesehatan yang perlahan membaik, dukungan keluarga, dan keberhasilan usaha kuliner, Fahmi Bo kini menatap masa depan dengan optimisme. Ia berharap dapat menyeimbangkan antara peran sebagai pebisnis kuliner, ayah, suami, serta aktor yang kembali bersinar di panggung hiburan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *