PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 03 Agustus 2026 | Lima mahasiswa dari dua universitas yang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) meninggal dunia setelah mobil pikap Suzuki Carry yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk tangki di jalur alternatif Batulicin-Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kecelakaan tersebut juga menewaskan seorang pendamping desa dan sopir truk tangki sehingga jumlah korban meninggal mencapai tujuh orang.
Satunya mahasiswa lainnya selamat dan kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka berat. Kapolsek Mantewe AKP Kusnin membenarkan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.00 Wita tersebut. Ia juga memastikan jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut mencapai tujuh orang.
Petugas ambulans Puskesmas Mantewe, Rahman, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari Polsek Mantewe sekitar pukul 11.45 Wita. Rahman menceritakan detik-detik saat dirinya merapat ke lokasi tabrakan maut antara mobil pikap dan truk tangki.
Setibanya di lokasi, pemandangan memilukan terlihat di luar bahu jalan, sebagian korban benturan keras itu telah dievakuasi warga menggunakan mobil pikap lintasan, namun masih ada empat korban yang terjebak di dalam kabin kendaraan yang ringsek.
Tiga korban berada di kabin depan mobil pikap Suzuki Carry rombongan mahasiswa, sementara satu korban lainnya adalah pengemudi truk tangki BBM. Posisi kendaraan yang remuk membuat proses pengeluaran tubuh korban memakan waktu dan kecermatan ekstra.
Di tempat lain, polisi masih terus menyelidiki kasus kematian Sutrimo, anak buah eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang disebut-sebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga). Polisi akan memeriksa dokter yang memeriksa kondisi korban dan menelusuri jejak digital dari barang elektronik seperti HP milik Sutrimo.
Penyelidikan dilakukan tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan serta Puslabfor Polri. Polisi sudah memeriksa lima saksi terkait kematian Sutrimo dan menelusuri rekam jejak elektronik dalam kasus kematian Sutrimo.
Keluarga ikhlas atas kematian korban dan memastikan tidak akan menempuh jalur hukum meski polisi terus lanjutkan penyelidikan. Pihak keluarga Sutrimo menyatakan ikhlas atas kematian korban dan memastikan tidak akan menempuh jalur hukum.
Kesimpulan, kecelakaan maut di Kalimantan Selatan dan kematian Sutrimo masih dalam penyelidikan. Polisi terus menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui penyebab kematian Sutrimo dan menindaklanjuti kecelakaan maut di Kalimantan Selatan.
