Bareskrim Bongkar Lab Vape Etomidate di Jaktim, Dari Curiga Ojol Hingga Penangkapan Bos Narkoba

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 23 April 2026 | Jakarta, 22 April 2026 – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar sebuah laboratorium tersembunyi yang memproduksi cartridge vape berisi zat etomidate serta sabu di wilayah Jakarta Timur. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan seorang driver ojek online (ojol) yang merasa curiga dengan paket yang harus diantar.

Menurut Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, pada malam Senin (13/4) seorang pengemudi ojol menghubungi petugas penjagaan Mabes Polri dan menyerahkan paket yang akan diantar. Setelah melalui pemeriksaan X‑Ray, paket tersebut terdeteksi mengandung narkotika. Selanjutnya tim Bareskrim melakukan teknik control delivery dan menyamar sebagai ojol untuk melacak asal paket.

Baca juga:

Rute pengantaran membawa barang ke Danau Cavalio, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, lalu diteruskan ke sebuah hotel di Jalan Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Di sana, seorang saksi dengan inisial PP menerima paket atas perintah tersangka utama, Ananda Wiratama (27), seorang mahasiswa yang selama ini menjadi kurir ojek online untuk mengedarkan narkoba.

Tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba dan Satgas NIC melakukan penggerebekan pada Selasa (14/4) dini hari di sebuah kontrakan di Jalan Kayu Manis, Matraman. Dari lokasi tersebut, polisi menyita puluhan gram sabu, 23,28 gram ganja, serta belasan cartridge vape berisi cairan etomidate. Barang bukti lain mencakup ratusan bungkus vape bermerek Mafia, Yakuza, dan Netflix, serta peralatan laboratorium seperti magnet stir, gelas takar, dan buku panduan pembuatan narkoba.

Setelah penangkapan Ananda, penyelidikan mengarah pada seorang wanita berusia sekitar 38 tahun bernama Frendry Dona, alias Fhoku, yang diduga menjadi pengendali atau DPO (Daftar Pencarian Orang) laboratorium tersebut. Frendry sebelumnya pernah terlibat dalam kasus narkoba, menjadikannya residivis. Identitasnya tertera dalam surat DPO/57/IV/2026/Dittipidnarkoba tertanggal 16 April 2026, dengan ciri‑ciri tinggi 165 cm, berat 60‑65 kg, rambut hitam lurus, mata sipit, serta tato batik di lengan kanan.

Baca juga:

Polisi menemukan indikasi adanya clandestine lab di apartemen Callia, Pulo Gadung, nomor unit 0518. Meskipun saat digerebek Frendry berhasil melarikan diri, petugas berhasil mengamankan peralatan lengkap untuk produksi cartridge vape etomidate, termasuk bahan kimia, tabung reaksi, dan catatan produksi.

Total nilai ekonomi barang bukti yang berhasil diamankan mencapai Rp410,7 juta, mencakup sabu seberat 148,16 gram, ganja 23,28 gram, dan cairan etomidate. Pihak kepolisian memperkirakan sebanyak 831 jiwa terbebas dari bahaya peredaran narkoba berkat operasi ini.

Dalam keterangannya, Brigjen Eko menegaskan bahwa peredaran narkoba melalui vape ini bersifat terstruktur, melibatkan jaringan kurir ojol, penyedia bahan baku, hingga pengendali laboratorium. Ananda mengaku telah melakukan 37 kali pengiriman atas perintah Frendry, dengan upah Rp100 ribu per pengantaran. Jika stok habis, ia langsung mengambil pasokan di apartemen milik Frendry.

Baca juga:

Polri terus memburu Frendry Dona, yang kini masuk dalam DPO. Petugas meminta masyarakat untuk melaporkan informasi terkait keberadaan tersangka melalui nomor 082272274949 atau 08121385050. Kasus ini menjadi peringatan bahwa modus peredaran narkoba terus berinovasi, memanfaatkan platform transportasi online dan produk vape yang populer di kalangan muda.

Upaya Bareskrim dalam mengungkap jaringan ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara masyarakat, khususnya para pengemudi ojol, dengan aparat penegak hukum. Kesigapan melaporkan kecurigaan serta penggunaan teknologi deteksi seperti X‑Ray menjadi kunci utama dalam memutus rantai distribusi narkotika berbahaya.

Dengan penangkapan Ananda dan pengungkapan laboratorium, diharapkan jaringan serupa dapat dicegah sebelum menyebar lebih luas. Polisi menegaskan komitmen untuk terus memantau peredaran narkoba melalui vape dan memperkuat koordinasi lintas unit guna melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *