Mengenal Brigjen Wahyo Yuniartoto, ‘Bapak Matahari’ yang Disebut Terlibat dalam Kasus Jampidsus

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 11 Juli 2026 | Brigadir Jenderal (Brigjen) Wahyo Yuniartoto, seorang perwira tinggi TNI yang dijuluki ‘Bapak Matahari’, telah menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Lahir di Purbalingga, Jawa Tengah, pada 18 Juni 1979, Wahyo Yuniartoto merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2001. Ia dikenal memiliki rekam jejak panjang di korps baret merah, Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dan pernah menjabat sebagai Komandan Grup 2 Kopassus.

Wahyo Yuniartoto juga memiliki pengalaman di jalur teritorial sebagai Dandim lulusan terbaik dan memiliki latar intelijen di BAIS TNI. Di luar militer, ia berprestasi sebagai manajer Tim Pencak Silat Indonesia, aktif memimpin satgas bencana alam, serta mengantongi gelar Magister Unhan.

Baca juga:

Akhir-akhir ini, nama Wahyo Yuniartoto disebut-sebut dalam kasus Jampidsus, yakni kasus korupsi yang menyeret Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Disebutkan bahwa Wahyo Yuniartoto diduga terlibat dalam aksi penggerudukan personel TNI di Polda Metro Jaya untuk menjemput saksi dalam penyidikan kasus tersebut.

Menanggapi hal ini, Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas membantah keterlibatan personel TNI dalam kasus Jampidsus. Ia menegaskan bahwa TNI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak akan mencampuri kewenangan aparat penegak hukum.

Baca juga:

Wahyo Yuniartoto sendiri belum memberikan komentar resmi terkait kasus Jampidsus. Namun, dapat dipastikan bahwa kasus ini akan terus menjadi sorotan publik dan menarik perhatian banyak pihak.

Kasus Jampidsus sendiri masih dalam proses penyidikan, dan belum diketahui secara pasti siapa saja yang terlibat dalam kasus korupsi ini. Namun, yang jelas adalah bahwa kasus ini telah menimbulkan kehebohan di kalangan masyarakat dan menarik perhatian banyak pihak.

Baca juga:

Sebagai seorang perwira tinggi TNI, Wahyo Yuniartoto diharapkan dapat menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Kasus Jampidsus ini harus diatasi dengan transparan dan profesional, agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum dapat dipulihkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *