Polda Metro Jaya Panggil YouTuber Bigmo Terkait Kasus Promosi Vape yang Melibatkan Anak

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 10 Agustus 2026 | Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse PPA dan PPO bakal memanggil YouTuber Bigmo untuk menyampaikan keterangan terkait kasus promosi rokok elektrik (vape) yang melibatkan anak. Pemanggilan dijadwalkan pekan depan.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, penyidik juga memanggil pelapor berinisial F hari ini. F adalah pihak yang mendokumentasikan video promosi yang disebut melibatkan anak.

Baca juga:

Bigmo dilaporkan ke Polda Metro Jaya dalam bentuk aduan masyarakat oleh kelompok advokat pada Sabtu dini hari. Dalam laporan tersebut, Bigmo diduga mengeksploitasi anak dalam siaran langsungnya yang memuat promosi rokok elektrik (vape) di YouTube.

Penyelidikan masih dilakukan pendalaman dugaan pelibatan anak dalam promosi tersebut serta menganalisa barang bukti digital dan dokumen terkait. Polda Metro Jaya memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasus ini bermula ketika Bigmo melakukan siaran langsung di YouTube miliknya. Dalam potongan live yang beredar viral, tampak Bigmo mendatangi penjual liquid rokok elektrik. Bigmo juga terlihat mengajak berkomunikasi beberapa anak kecil yang berada di lokasi.

Baca juga:

Ia kemudian mengajak anak-anak tersebut masuk ke bingkai kamera (in-frame) untuk mempromosikan salah satu merek liquid vape. Hal ini menyebabkan kemarahan netizen dan membuat beberapa pihak melaporkan Bigmo ke pihak berwajib.

Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq menyoroti pentingnya penguatan regulasi perlindungan anak di ruang digital. Ia mendorong pemerintah menyusun Kerangka Nasional Pencegahan Eksploitasi Anak dalam Ekonomi Digital yang mengintegrasikan perspektif hak-hak anak ke dalam seluruh ekosistem digital.

Kasus Bigmo ini menjadi sorotan karena melibatkan anak dalam promosi produk dewasa. Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana cara mencegah eksploitasi anak di ruang digital dan bagaimana cara melindungi anak dari konten yang tidak pantas.

Baca juga:

Kesimpulan dari kasus ini adalah bahwa perlindungan anak di ruang digital sangat penting dan perlu dilakukan dengan serius. Pemerintah, orang tua, dan masyarakat harus bekerja sama untuk melindungi anak dari konten yang tidak pantas dan mencegah eksploitasi anak di ruang digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *