Rahayu Saraswati Soroti Pembangunan IKN dan Kasus Penjualan Bayi di Jambi

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 01 Agustus 2026 | Rahayu Saraswati, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasinya terhadap tingginya penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan IKN. Menurutnya, penerapan TKDN tidak hanya terlihat pada pengadaan barang, tetapi juga melalui pelibatan masyarakat lokal dalam berbagai aktivitas pembangunan.

Rahayu juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan IKN. Ia berharap agar pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Dalam kesempatan itu, ia juga menitipkan pesan kepada Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono agar pembangunan IKN dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Baca juga:

Di sisi lain, Rahayu Saraswati juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kasus penjualan bayi di Jambi. Ia meminta Polda Jambi untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menegakkan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurutnya, kasus penjualan bayi merupakan tindak pidana yang sangat serius dan harus diatasi dengan serius.

Rahayu Saraswati juga mengapresiasi langkah cepat Polda Jambi dalam menangani kasus penjualan bayi di Jambi. Ia berharap agar kasus tersebut dapat diusut tuntas dan memberikan kepastian hukum kepada korban. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan penghargaan kepada tim advokat yang mendampingi ibu korban dan memberikan bantuan hukum hingga proses penanganan kasus berjalan.

Baca juga:

JarNas APO juga menyelenggarakan Pertemuan Nasional (PerNas) pada 27-28 Juli 2026. Agenda itu mengangkat tema “Memperkuat Ekosistem Nasional Anti Perdagangan Orang: Reformasi Kebijakan dan Pelindungan Korban di Tengah Perubahan Modus Eksploitasi”. Ketua Umum Jaringan Nasional Anti Perdagangan Orang (JarNas APO) Rahayu Saraswati mengatakan forum itu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia.

Dalam kesimpulan, Rahayu Saraswati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang di Indonesia. Ia berharap agar pembangunan IKN dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat dan kasus penjualan bayi di Jambi dapat diusut tuntas dan memberikan kepastian hukum kepada korban.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *