PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Juli 2026 | Kasus penipuan lolos CPNS Kejaksaan terus terjadi di Indonesia. Salah satu kasus yang baru-baru ini terungkap adalah kasus penipuan yang dilakukan oleh Julita Damanik, seorang ASN yang bekerja sebagai Kepala Puskesmas di Simalungun, Sumatera Utara. Ia diduga melakukan penipuan dengan menawarkan jasa untuk membantu seseorang lolos menjadi CPNS di Kejaksaan dengan biaya pengurusan sebesar Rp 100 juta.
Menurut laporan, Julita Damanik datang ke rumah korban pada Oktober 2023 dan menawarkan jasa untuk membantu korban lolos menjadi CPNS di Kejaksaan. Ia meminta uang sebesar Rp 100 juta sebagai biaya pengurusan, tetapi korban hanya bisa memberikan Rp 50 juta. Julita Damanik kemudian meminta korban untuk memberikan uang tambahan, dan korban akhirnya memberikan total Rp 227 juta.
Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Sandy Riz Akbar, mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.
Sementara itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka rekrutmen dosen tidak tetap untuk 12 fakultas dan sekolah pada tahun 2026. Batas pengiriman lamaran dapat dilakukan hingga tanggal 4 Agustus mendatang, dan pengumuman hasil seleksi administrasi akan dilakukan pada 28 Agustus.
Rekrutmen ini terbuka untuk pelamar yang memiliki pendidikan minimal S2, dan seleksi akan dilakukan dalam empat tahapan, yaitu seleksi administrasi, psikotes dan seleksi kompetensi bidang, seleksi wawancara dan microteaching, serta Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dan tes kesehatan.
Kedua kasus ini menunjukkan bahwa penipuan dan rekrutmen pekerjaan masih menjadi isu yang perlu diperhatikan di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk selalu berhati-hati dan melakukan pengecekan yang teliti sebelum melakukan transaksi atau melamar pekerjaan.
Kesimpulan, kasus penipuan lolos CPNS Kejaksaan dan rekrutmen dosen tidak tetap ITB 2026 menunjukkan bahwa pentingnya melakukan pengecekan yang teliti dan berhati-hati dalam melakukan transaksi atau melamar pekerjaan. Dengan demikian, kita dapat menghindari penipuan dan memastikan bahwa kita mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan pendidikan kita.
