Prabowo Janji Investasi Besar-besaran di Pendidikan: 288.000 Sekolah Akan Dibangun Ulang hingga 2028

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 30 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen kuatnya untuk melakukan investasi pendidikan berskala nasional. Dalam kunjungan kerja ke SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah pada Rabu (29 April 2026), ia menyoroti urgensi memperbaiki infrastruktur sekolah demi menyiapkan generasi muda yang kompetitif di era digital.

Menurut pernyataan yang disampaikan setelah meninjau hasil renovasi kelas dan fasilitas mandi, Prabowo menargetkan revitalisasi total 288.000 sekolah di seluruh nusantara. Tahun ini, pemerintah telah menyelesaikan perbaikan pada 70.000 sekolah, sementara target tahun depan naik menjadi lebih dari 100.000. Jika laju ini dipertahankan, seluruh bangunan sekolah diproyeksikan siap pakai pada akhir 2028.

Baca juga:

Program ini tidak sekadar memperbaiki fisik bangunan. Pemerintah berencana menyiapkan setiap ruang kelas dengan perlengkapan digital mutakhir, termasuk layar interaktif, smart board, serta sistem smart class yang terintegrasi dengan platform pembelajaran daring bernama “Ruang Murid”. Saat ini, rata-rata sekolah hanya memiliki satu unit smart class; targetnya adalah menambah tiga hingga empat unit per sekolah dalam kurun waktu satu tahun.

  • 2026: 70.000 sekolah selesai revitalisasi
  • 2027: Target 100.000+ sekolah
  • 2028: Semua 288.000 sekolah selesai

Investasi pendidikan ini diharapkan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal. Proyek revitalisasi melibatkan sekitar 238.000 tenaga kerja hingga Maret 2026, serta memberdayakan lebih dari 58.000 UMKM penyedia bahan bangunan di sekitar lokasi sekolah. Dampak positif ini tidak hanya meningkatkan kualitas belajar, tetapi juga menggerakkan sektor konstruksi dan industri kecil menengah.

Selain infrastruktur, Prabowo menekankan pentingnya kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SMAN 1 Cilacap menjadi contoh upaya pemerintah untuk menurunkan beban ekonomi keluarga siswa, sehingga mereka dapat fokus pada proses belajar.

Baca juga:

Strategi revitalisasi sekolah juga selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, yang menempatkan prioritas pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan demikian, pembangunan tidak hanya terpusat di kota besar, melainkan merata ke seluruh pelosok Indonesia.

Secara finansial, anggaran alokasi untuk program ini meningkat drastis. Pada tahun sebelumnya, hanya 17.000 sekolah yang mendapat renovasi; kini angka tersebut melonjak menjadi 70.000, mencerminkan komitmen pemerintah yang serius dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.

Prabowo juga menegaskan bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan terbaik. Ia menambahkan, “Saya akan menaruh perhatian dan saya akan investasi besar-besaran di bidang pendidikan untuk masa depan bangsa kita semuanya. Setiap anak Indonesia harus dikasih pendidikan yang terbaik, dan mereka yang lulus harus siap bekerja dengan kompetensi tinggi.”

Baca juga:

Dengan target ambisius dan dukungan teknologi modern, program investasi pendidikan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mengatasi kesenjangan kualitas pendidikan antar wilayah, sekaligus menyiapkan tenaga kerja siap pakai bagi industri masa depan.

Jika semua target tercapai tepat waktu, Indonesia akan memiliki jaringan sekolah yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga dilengkapi fasilitas digital yang mampu bersaing dengan standar internasional. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di kancah global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *