PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 29 Mei 2026 | SPMB Kota Bandung 2026 telah dibuka dan diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan di daerah tersebut. Sementara itu, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diproyeksikan dapat mempercepat mobilitas masyarakat Bandung dan sekitarnya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut keberadaan bandara di tengah kota menjadi kebutuhan penting bagi Bandung yang selama ini dikenal sebagai pusat pendidikan, bisnis, dan wisata di Jawa Barat. Farhan mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar penerbangan komersial di Bandara Husein kembali diaktifkan.
Keberadaan Bandara Husein selama ini memiliki keunggulan dari sisi lokasi karena berada dekat pusat kota. Mobilitas penumpang yang cepat dinilai dapat meningkatkan efisiensi perjalanan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
SPMB Jabar 2026 juga telah dibuka dan diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan di daerah tersebut. Pemetaan calon murid baru dilakukan berdasarkan jarak domisili, nilai rapor, prestasi, jalur pendaftaran, dan kuota sekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan langkah pemerintah untuk memastikan seluruh anak Indonesia tetap memperoleh akses pendidikan layak, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil.
Kemendikdasmen pun menjadikan sekolah terdampak bencana, sekolah di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), serta sekolah dengan kerusakan fisik berat sebagai prioritas program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026.
Selain pembangunan fisik sekolah, pemerintah juga menjalankan sejumlah kebijakan untuk memperluas akses pendidikan di daerah terpencil. Mendikdasmen menjelaskan terdapat lima model layanan pendidikan yang terus diperkuat, yakni pendidikan jarak jauh (PJJ), sekolah satu atap, sekolah terbuka berbasis komunitas belajar, pendidikan kesetaraan; serta kursus dan pelatihan.
Kesimpulan, SPMB Kota Bandung 2026 dan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara diproyeksikan dapat meningkatkan akses pendidikan dan mobilitas masyarakat di daerah tersebut. Pemerintah juga terus berupaya untuk memperluas akses pendidikan di daerah terpencil melalui berbagai kebijakan dan program.
