Ademola Lookman Gagal Akhiri Kekeringan Gol, Arsenal Tundukkan Atletico di Semifinal Champions League

PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 06 Mei 2026 | Semifinal UEFA Champions League edisi 2025/2026 berakhir dengan hasil 2-1 untuk keunggulan Arsenal atas Atletico Madrid. Pada leg kedua yang digelar di Emirates Stadium, Arsenal berhasil menambah satu gol lewat Bukayo Saka, sementara usaha Ademola Lookman untuk mengakhiri catatan gol beku tidak membuahkan hasil.

Penampilan Lookman di pertandingan ini singkat. Ia masuk sebagai starter dan bermain selama lebih dari satu jam sebelum digantikan oleh Johnny Cardoso pada menit ke-70. Selama berada di lapangan, pemain asal Nigeria itu mencatat 12 operan tepat dari 13 percobaan, dengan akurasi 92 persen, dan menyelesaikan semua delapan operan di wilayah pertahanan lawan dengan sukses. Meskipun statistik passingnya mengesankan, Lookman tidak mampu menghasilkan peluang krusial. Satu tembakan yang ia lepaskan diblokir, dan dua dribel berhasil ia lakukan, namun tidak menghasilkan peluang tembakan atau assist.

Baca juga:

Statistik individu Lookman menunjukkan ketidakmampuan untuk mempengaruhi serangan. Dalam data pemain yang dirilis oleh media olahraga, ia mendapat nilai 3 dari 10, dengan catatan “ball bounced off him” dan beberapa operan yang terlewat. Pada bagian defensif, Lookman memenangkan dua dari empat duel tanah dan satu duel udara, namun kontribusinya di lini pertahanan tidak cukup signifikan untuk menutupi kekurangan serangannya.

Di sisi lain, Arsenal menampilkan taktik yang disiplin. Gol tunggal pada menit ke-45 datang setelah Jan Oblak menangkis tembakan Leandro Trossard, kemudian bola memantul ke kaki Bukayo Saka yang mengeksekusi penyelesaian cepat. Setelah gol, Gunners mengendalikan tempo permainan, menahan tekanan Atletico Madrid yang hanya mampu menghasilkan dua tembakan tepat sasaran selama pertandingan.

Atletico Madrid sendiri mengalami masalah kreativitas. Julían Álvarez dan Giuliano Simeone keduanya gagal menembus pertahanan Arsenal. Bahkan ketika Giuliano Simeone memperoleh peluang emas setelah menerima umpan silang, ia gagal menembakkan bola karena tekanan Gabriel Magalhães. Penilaian pemain Atletico secara keseluruhan berada di bawah standar, dengan rata-rata nilai pemain di bawah 6, menandakan performa yang jauh dari harapan pelatih Diego Simeone.

Baca juga:
  • Ademola Lookman: 3/10
  • Julian Alvarez: 4/10
  • Giuliano Simeone: 4/10
  • Jan Oblak (Arsenal): 5/10

Kegagalan Lookman menambah catatan buruknya di kompetisi ini. Sepanjang kampanye Champions League musim ini, ia mencatat tiga gol dan tiga assist dalam 14 penampilan, namun tidak satu pun kontribusi di laga melawan Arsenal. Ini menandai akhir perjalanan Lookman di kompetisi paling bergengsi di Eropa pada musim ini.

Kekeringan gol Lookman menjadi sorotan media sebelum pertandingan. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pemain berusia 28 tahun belum mencetak gol atau memberikan assist dalam enam pertemuan terakhir melawan Arsenal. Harapannya pada leg pertama adalah menambah poin melalui kontribusi serangan, namun hasilnya berbalik.

Dengan kemenangan ini, Arsenal melaju ke final UEFA Champions League untuk pertama kalinya sejak 2006, dan akan bertanding melawan pemenang antara Bayern München atau Paris Saint-Germain. Bagi Lookman, perjalanan di level tertinggi berakhir, dan ia kembali ke skuad Atletico Madrid untuk fokus pada kompetisi domestik serta persiapan turnamen lain.

Baca juga:

Ke depan, fokus bagi Lookman akan kembali pada penampilan di La Liga, di mana ia berupaya memulihkan kepercayaan diri dan mengakhiri masa sulitnya dalam mencetak gol. Sementara itu, Arsenal menatap final dengan optimisme tinggi, berharap dapat menambah trofi bergengsi ke dalam lemari mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *