PoinBerita – Kabar Nasional & Internasional Terkini – 05 Mei 2026 | Jakarta, 5 Mei 2026 – Kepala pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan peran vital pemain berlabel Liga Champions dalam upaya klub kembali bersaing di puncak klasemen Liga 1. Dalam konferensi pers usai kemenangan 2-1 atas rival tradisional, Hodak menyoroti kontribusi pemain yang pernah menjejakkan kaki di kompetisi paling bergengsi di benua Eropa.
Menurut Hodak, pengalaman kompetitif di Liga Champions memberikan “mentalitas juara” yang sangat diperlukan untuk mengatasi tekanan laga penting. “Ketika Anda pernah bertanding melawan tim-tim kelas dunia, standar kerja, kedisiplinan, dan kecepatan keputusan di lapangan meningkat secara signifikan,” ujar sang pelatih sambil menatap para wartawan.
Pemain-pemain yang dijuluki “Liga Champions” antara lain:
- Egy Maulana Vikri – mantan anggota Leicester City U23 yang pernah berlatih bersama skuad Liga Champions Inggris.
- Michael Faisol – bek kiri yang sempat bergabung dengan Juventus U19, mengasah taktik bertahan di level tertinggi.
- Rizky Dwi – gelandang serba bisa, pernah menjadi bagian dari akademi Barcelona, menimba filosofi tiki‑taka.
- Adriano Silva – penyerang asal Brazil, menghabiskan satu musim di FC Porto, klub yang rutin berkompetisi di fase grup Liga Champions.
Statistik performa kelima pemain tersebut selama enam pertandingan terakhir Persib menunjukkan dampak positif. Berikut ringkasan kontribusi mereka:
| Pemain | Penampilan | Gol | Assist | Pass Accuracy (%) |
|---|---|---|---|---|
| Egy Maulana Vikri | 6 | 2 | 1 | 84 |
| Michael Faisol | 6 | 0 | 0 | 91 |
| Rizky Dwi | 6 | 1 | 2 | 88 |
| Adriano Silva | 5 | 3 | 0 | 79 |
Hodak menambahkan bahwa statistik tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata peningkatan kualitas permainan tim. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemain lokal yang memiliki jiwa juara dan pemain berpengalaman Eropa yang membawa taktik serta kebugaran tingkat tinggi.
Selain menilai performa individu, pelatih juga menyoroti perubahan taktis yang diterapkan sejak awal musim. Formasi 4-3-3 yang fleksibel kini didukung oleh peran dinamis gelandang serba guna, memungkinkan transisi cepat dari bertahan ke menyerang. “Kami mengadopsi konsep pressing tinggi yang dipelajari dari klub-klub Liga Champions, sehingga lawan tidak memiliki ruang untuk mengatur permainan,” jelas Hodak.
Para pendukung Persib, yang dikenal dengan sebutan Bobotoh, menyambut baik pernyataan sang pelatih. Di media sosial, banyak yang menuliskan harapan agar Persib dapat kembali mengisi posisi teratas klasemen, terutama setelah dua musim terakhir yang diwarnai kegagalan melaju ke fase knockout kompetisi domestik.
Di sisi lain, persaingan di Liga 1 semakin ketat. Klub seperti Arema FC, Bali United, dan PSM Makassar juga memperkuat skuad dengan pemain berpengalaman internasional. Namun, menurut analisis internal Persib, kualitas mental pemain yang pernah berkompetisi di Liga Champions menjadi keunggulan kompetitif yang sulit ditiru.
Hodak menutup konferensi dengan pesan optimis untuk seluruh jajaran Persib. “Kami tidak hanya bermain untuk menambah poin, tetapi untuk menegaskan identitas Persib sebagai tim yang selalu berambisi menjadi juara. Dengan dukungan Bobotoh dan komitmen pemain, kami yakin dapat mengembalikan Persib ke posisi puncak,” tutupnya.
Ke depan, Persib akan menghadapi tiga laga penting melawan rival utama dalam tiga pekan mendatang. Jika performa pemain berlabel Liga Champions tetap konsisten, peluang untuk menembus zona juara menjadi sangat besar.
